Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Terkait surat ancaman, Kapolri minta polisi jaga ulama Depok

Terkait surat ancaman, Kapolri minta polisi jaga ulama Depok Ilustrasi Brimob. ©2017 merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Polda Metro Jaya masih melakukan penyelidikan atas surat kaleng berisi ancaman terhadap beberapa ulama di Depok, Jawa Barat. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono menegaskan kepolisian akan menuntaskan kasus ini. Kapolri Jenderal Tito Karnavian juga telah memerintahkan untuk menjaga ulama.

"Masih kita cek masih kita dalami dulu apakah surat itu dikirim oleh orang yang sama. Sesuai kebijakan Kapolri kita jaga ulama ya," ujar Argo di Mapolda Metro Jaya, Senin (5/3)

Mantan Kabid Humas Polda Jatim ini menambahkan, anggota kepolisian tengah melakukan silahturahmi dengan ulama-ulama. Menurut Argo instruksi tersebut telah disampaikan Kapolri langsung.

"Kita memang sudah ada instruksi silaturahmi ulama ada anggota Bhabinkamtibmas Polres kemarin," kata dia.

Polisi juga tengah menyelidiki alamat pengirim surat ancaman di Jalan Keadilan Jaya Abadi Jalan Malaka Hijau Pondok Kopi, Jakarta Timur. Namun mereka meyakini, alamat itu juga belum tentu asli.

"Surat itu sedang kita cek apa yang kirim surat itu orang yang sama atau tidak, masih dalam penyelidikan," tandasnya.

Sebelumnya, seorang satpam menemukan paket berisi surat ancaman di Cluster Gardenia Blok Q, Tirtajaya, Sukmajaya Depok, Sabtu (3/3). Dalam paket itu tertulis 10 nama ulama yang tinggal di sekitar Grand Depok City. Surat itu berisi akan melakukan penculikan terhadap nama yang tertulis.

(mdk/ian)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP