Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Terjaring Razia, Pelanggar PSBB Transisi Merasa Sudah Aman dari Covid-19

Terjaring Razia, Pelanggar PSBB Transisi Merasa Sudah Aman dari Covid-19 Razia warga tak pakai masker di Depok. ©2020 Merdeka.com/Arie Basuki

Merdeka.com - Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi, berdampak penurunan kesadaran masyarakat Jakarta untuk menerapkan protokol kesehatan. Kepala Satuan Polisi Pamong Praja, Arifin mengatakan jenis pelanggaran terbanyak selama PSBB transisi adalah tidak mengenakan masker.

"Alasannya tidak bawa karena lupa, Covid-19 dianggap sudah aman, sudah normal," ujar Arifin, Jumat (24/7).

Pengabaian masyarakat terhadap protokol kesehatan bahkan terjadi di tempat keramaian. Menurut Arifin, masyarakat tidak lagi menaati aturan jaga jarak fisik, mencuci tangan setiap kali selesai beraktivitas, dan tidak mengenakan masker.

Namun Arifin membantah longgarnya pengawasan yang dilakukan oleh Satpol PP. Bahkan pada Kamis, 23 Juli, jumlah pelanggar tidak mengenakan masker sebanyak terakumulasi sebanyak 2.096 orang. Dari jumlah pelanggar tersebut, terkumpul uang denda sebesar Rp 73 juta.

"Jadi prinsipnya kami bergerak terus. Ruas jalan utama yang ramai, kita terus lakukan operasi ini," tuturnya.

Arifin kemudian menyebut total denda yang disetorkan ke Pemprov DKI sejak 5 hingga 23 Juni sebesar Rp 570.510.000. (mdk/bal)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP