Terganggu tangisan, ayah tiri pukuli dan rendam balita hingga tewas
Merdeka.com - Sungguh tak berperikemanusiaan perilaku Hadi Komala (25). Cuma karena terganggu tangisan anak tirinya, Mohamad Kalvin Alviansyah (3), Hadi naik pitam dan memukuli dan menyeret balita tersebut ke kamar mandi.
Kapolres Cimahi AKBP Ade Ary Syam Indradi mengatakan korban menangis sekitar pukul 23.00 WIB, Jumat (24/3) lalu terduga pelaku Hadi Komala memukuli korban dengan menggunakan tangan kosong dan menggunakan kaki dengan cara diinjak. Korban, lanjut Ade Ary, kemudian diseret ke kamar mandi untuk dimasukan ke dalam ember putih berisi air.
"Dengan alasan akan menyembuhkan anak karena sakit dan penyembuhannya harus dilakukan dengan kekerasan atau dengan pukulan," ujar Ade Ary di Cimahi, Minggu (26/3).
Ade Ary menuturkan pukul 24.00 WIB, Jumat (24/3), pelaku masuk ke dalam kamar sedangkan korban ditinggalkan di ruang tengah, dan sekira pukul 04.30 WIB, Sabtu (25/3), pelaku menyuruh nenek korban Asih untuk membawa korban masuk ke kamar. Dia menjelaskan saat korban akan di bawa ke kamar, kondisi korban yang pada saat itu dalam keadaan tergeletak di lantai serta sudah tidak sadarkan diri.
"Sekitar pukul 09.00 WIB, ibu kandung korban memberitahukan kepada kakaknya, Cepi bahwa korban mengalami luka lebam dan tidak sadarkan diri. Tidak lama kemudian pelapor datang dan membawa korban ke Puskesmas Rajamandala untuk diperiksa tetapi oleh pihak Puskesmas Rajamandala Korban dinyatakan sudah meninggal dunia," tegas dia.
Ade Ary mengaku jajarannya masih melakukan pengejaran terhadap pelaku.
(mdk/ded)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya