Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Terduga Teroris Deli Serdang Pernah Ikut Latihan Menembak Kelompok JI

Terduga Teroris Deli Serdang Pernah Ikut Latihan Menembak Kelompok JI pistol. ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Satu orang terduga teroris ditangkap Densus 88 di Deli Serdang Sumatera Utara. Saat dilakukan pemeriksaan, diketahui terduga teroris BA itu sempat menyimpan senjata sejak 2014 sampai terlibat latihan menembak.

"Pada 2014 menyimpan senjata api yang dijadikan sebagai senjata latihan," kata Kabag Penum Divisi Humas Polri, Kombes Ahmad Ramadhan, saat dikonfirmasi, Jumat (2/7).

Informasi soal senjata itu pula yang membuat penyidik mendapatkan informasi bahwa BA terlibat ikut pelatihan menembak bersama kelompok Jamaah Islamiyah (JI) di tahun 2015.

"Keterlibatannya itu tahun 2015 dia mengikuti latihan menembak bersama anggota Rodifah Isobah Barat Kodimah Barat Jemaah Islamiah (JI)," katanya.

Selain itu, BA diketahui pernah menjabat sebagai ketua sayap organisasi JI sampai Ketua Koperasi JI.

"Pada 2016 dia menjabat sebagai Ketua Khidmat Rodifah Isobah Barat JI. Lalu 2017 terpilih sebagai Ketua Koperasi Attoyibah yang merupakan koperasi milik rodifah isobah JI dan sebagai penanam modal koperasi Attoyibah tersebut," sebutnya.

Sebelumnya, Ramadhan mengatakan bahwa Densus 88 saat ini akan melakukan penggeledahan di tempat tinggal BA. Penggeledahan dilakukan untuk mencari barang bukti yang diduga disembunyikan BA.

"Rencana tindak lanjut akan melakukan penggeledahan terhadap tempat yang diduga menyimpan barang bukti," tuturnya.

Namun demikian, Ramadhan belum bersedia membeberkan jaringan dan keterlibatan dari BA. Menurutnya, Densus 88 masih terus melakukan pengembangan.

Selain BA, Tim Densus 88 juga telah menangkap 3 terduga teroris lain di Jakarta Barat, Jakarta Timur, dan Bangka Belitung (Babel). Ketiga terduga teroris jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) itu berinisial DS, SY, dan AS.

"SY ditangkap di Jakarta Barat, di Kembangan. Jadi yang ditangkap di tempat berbeda. Jadi ini ada pengiriman paket melalui salah satu ekspedisi yang dikirim saudara AS dari Bangka Belitung," kata Kabag Penum Div Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan saat dihubungi, Kamis (1/7).

Dia menjelaskan, DS berperan menerima paket dikirimkan AS dari Bangka Belitung. Isi paket tersebut yakni tiga senapan panjang, tiga revolver beserta dua magazine untuk mengisi peluru.

"Kemudian amunisinya ada 220 butir. Jadi peran DS itu yang terima paket senjata ini, sementara dugaannya itu keterlibatannya. Kemudian ada 2 pisau kerambit, yang lain-lain kayak senter, laser," kata Ramadhan.

Sementara itu, SY berperan menggunakan rekening suatu bank dalam rangka penggalangan dana. Kemudian hasil dari penggalangan dana tersebut diberikan oleh SY kepada AS. (mdk/lia)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP