Terdampar di Aceh, pengungsi Bangladesh sudah mulai dipulangkan
Merdeka.com - Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa mengatakan, proses pemulangan pengungsi Bangladesh di Provinsi Aceh sudah berjalan. Motivasi pengungsi Bangladesh, lanjut Khofifah, berbeda dengan pengungsi Rohingya.
"Ada dua kelompok di sana. Kalau Bangladesh itu pencari kerja, economic migrant, solusinya repatriasi (dikembalikan ke negaranya)," tutur Khofifah, di Istana Wapres, Jl. Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (25/5).
Khofifah mengatakan, kementerian sudah berkoordinasi dengan International Organization for Migration (IOM) untuk memproses pemulangan para pengungsi asal Bangladesh.
"Saya rapat dengan Chief of Mission IOM, maka mulai dari kepulangan mereka dari Aceh ke Medan (untuk) transit dan tiket pemulangan akan dicover IOM," jelas Khofifah.
Selain IOM, menurut Khofifah, tim imigrasi Menkum HAM, Kementerian Luar Negeri dan Pemerintah Bangladesh juga sudah berkoordinasi untuk mempermudah pemulangan para pengungsi Bangladesh.
"Tim imigrasi Kemenkum HAM juga ada untuk support kemudahan pemulangan mereka asal seluruh kelengkapan syarat dan dokumen perjalanan siap. Kemenlu dan IOM sudah koordinasi dengan pemerintah Bangladesh," tutur Khofifah.
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya