Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Tenggat tebusan ABK Charles tinggal 2 hari, ini harapan keluarga ABK

Tenggat tebusan ABK Charles tinggal 2 hari, ini harapan keluarga ABK Ilustrasi Teroris. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Tenggat waktu bayar tebusan 4 ABK Charles yang disekap Al Habsy Misaya, salah satu faksi militan Abu Sayyaf, tinggal 2 hari lagi. Keluarga tidak ingin berandai-andai, meski nantinya kemungkinan terburuk yang dihadapi para sandera.

Pemerintah sudah menegaskan, tidak akan membayar tebusan 250 juta peso Filipina, untuk menebus 4 sandera yakni Ismail, M Nasir, Robin Piter serta M Sofyan. Batas waktu 15 hari itu sebelumnya sudah disuarakan Al Habsy Misaya, terhitung sejak 1 Agustus 2016 lalu.

"Bayar atau tidak, kami tetap meyakini, terus berharap, berdoa, di sana suami dan keluarga kami baik-baik saja. Tidak mau berandai-andai," kata istri Robin Piter, Elona Rahmadani kepada wartawan di kediamannya, mes karyawan PT Rusianto Bersaudara, Sungai Lais, Samarinda, Sabtu (13/8).

"Bayar atau tidak, tetap pegang komitmen perusahaan dan pemerintah, mengutamakan keselamatan sandera. Yang lainnya intinya keselamatan yang utama," sambungnya.

Elona dan keluarga ABK Charles lainnya, tidak mengetahui persis upaya apa yang dilakukan pemerintah untuk membebaskan sandera.

"Pada intinya, perusahaan dan pemerintah, bekerja berupaya melakuman nego dan cara-cara lain mungkin, kami kurang jelas. Kami percayakan sepenuhnya," terang Elona.

"Ya itu tadi, soal tenggat waktu, kami tetap berharap, tetap berdoa, semoga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan kepada keluarga kami," tambah Elona.

Perwakilan Kemenlu, bersama dengan tim psikologi, memberikan pendampingan psikologi bagi keluarga ABK Charles. Mereka tiba di Samarinda, sejak Jumat (12/8) malam kemarin, mengawalinya dengan menemui keluarga ABK, di dalam kantor PT Rusianto Bersaudara, di Sungai Lais.

Pendampingan berisi soal motivasi agar keluarga korban sandera dapat tabah dan sabar.

"Memberikan motivasi-motivasi, supaya kami kuat menghadapi musibah ini," ucap Elona.

Hingga memasuki 54 hari masa penyanderaan 7 ABK Charles, Kemenlu tidak menyampaikan perkembangan terkini keluarga korban. Hal itu diutarakan istri Ismail, Dian Megawati Ahmad.

"Tidak ada menyinggung itu, tidak ada update soal itu. Kemenlu melakukan pendampingan saja, silaturahmi," sebut Dian.

(mdk/sho)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP