Tengah malam, pejalan kaki dikalungi celurit oleh penjahat
Merdeka.com - Baru melakukan kejahatan, Adjie Pangestu dan temannya Setio Sesario babak belur dihajar massa. Keduanya kepergok sedang menodong seorang pejalan kaki saat melintas di Jl Deplu Raya Petukangan selatan, Pesanggrahan, Jakarta Selatan.
Kejadian itu berlangsung sekitar pukul 01.30 Wib dini hari. Korban bernama Jabaruddin (26) sedang berjalan kaki seorang diri. Dari belakang, Adjie bersama rekannya mengikuti dari belakang dan langsung mendekati korban.
"Korban dipepet oleh 2 orang yang mengendarai sepeda motor matic dan langsung mengalungkan celurit ke leher korban sambil mengancam akan membunuh bila korban tidak menyerahkan HP dan seluruh Barang yang korban miliki," terang Kapolsek Pesanggrahan Kompol Afroni Sugiarto kepada wartawan di Jakarta, Sabtu (7/5).
Rupanya, aksi keduanya terlihat seorang pengendara motor lainnya. Pemotor tersebut langsung mendekat dan bertanya kepada korban soal kejadian yang menimpanya.
"Karena ada warga yang mengetahui aksinya tersebut, para pelaku langsung merampas HP milik korban lalu melarikan diri," lanjut Afroni.
Namun, usaha keduanya untuk melarikan diri gagal dilakukan. Mereka tertangkap warga serta pengendara motor yang melintas, alhasil bogem mentah langsung mendarat di tubuh Adjie dan Setio.
"Guna kepentingan penyidikan selanjutnya kedua pelaku berikut barang bukti diamankan ke Mapolsek Pesanggrahan," pungkasnya.
Polisi menyita sejumlah barang bukti, yakni sebilah celurit, sebilah parang, pisau kecil, satu unit motor Honda Beat warna Putih biru B 3799 BPT dan satu unit HP Merk Nokia C3 milik korban. Atas pebuatanya, kedua pelaku dijerat pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara.
(mdk/tyo)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya