Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Tenangnya Habib Rizieq sikapi tudingan menistakan agama

Tenangnya Habib Rizieq sikapi tudingan menistakan agama Habib Rizieq konpers di Medan. ©2016 merdeka.com/yan muhardiansyah

Merdeka.com - Pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab dilaporkan ke Polda Metro Jaya karena dituding telah menistakan agama. Pelapor adalah Ketua Presidium Pusat Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PP-PMKRI), Angelo Wake Kako.

Angelo mengaku mempunyai bukti video berdurasi 21 detik beredar di media sosial, Rizieq diduga telah menistakan agama. Video itu pun sudah diserahkan ke penyidik.

"Kami melaporkan Habib Rizieq pada ceramah beliau di Pondok Kelapa pada 25 Desember kemarin yang menyatakan 'kalau Tuhan beranak terus bidannya siapa?' Di situ ditemukan ada gelak tawa apa yang disampaikan Habib Rizieq," kata Angelo usai melapor di SPKT Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (26/12).

Nomor Laporan LP/ 6344 / XII / 2016 / PMJ / Dit Reskrimsus pada 26 Desember 2016. Perkara penistaan agama melalui media elektronik dengan terlapor Habib Rizieq Shihab, Fauzi Ahmad dan Saya Reya. Menurutnya, Fauzi Ahmad dan Saya Reya hanya dikenakan Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang ITE tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE.

"Selain Habib Rizieq kebetulan kita dapatkan ini dari akun sosial media ahmad fauzi (akun instagram) dan @sayareya (akun twitter). Iya untuk dua orang (Ahmad dan Sayareya) yang menyebarkan," jelasnya.

Rizieq menangapi tenang laporan tersebut. Dia menilai laporan dialamatkan pada dirinya salah alamat. "Menurut saya, sebagai pribadi yang dilaporkan, saya nilai ini laporan salah alamat," kata Rizieq dalam konferensi pers menjelang Tabligh Akbar Aksi Bela Islam dan Safari 212 di Medan, Rabu (28/12).

"Soal pelaporan, saya pikir tiap warga negara boleh-boleh saja melaporkan mana-mana saja yang dianggap melanggar hukum di negeri ini.

Rizieq beralasan yang menjadi pokok persoalan terkait laporan itu adalah dogma masing-masing agama. Islam memiliki doktrin ajaran Tuhan tidak beranak, sementara umat Kristen punya doktrin Trinitas.

"Nah di sini, biarlah umat Kristiani dengan Trinitasnya dan biarlah umat Islam dengan Qul huwallahu ahad-nya," ucap Rizieq.

Jika ada orang Islam yang menyampaikan bahwa Tuhan tidak beranak dan tidak diperanakkan dilaporkan ke polisi, akan jadi kelucuan. Boleh jadi, suatu saat para pendeta akan balik dilaporkan umat Islam, karena mereka menyampaikan dogma Tuhan punya anak.

Menurut Rizieq dogma tidak masuk ranah pelaporan dan harus dibiarkan berada di masing-masing agama. "Itu ranah privasi umat beragama. Yang tidak boleh itu, kita saling menghina antarumat beragama," jelasnya.

Rizieq juga mengingatkan pelapor untuk memberikan rekaman yang utuh kepada polisi, bukan penggalannya. "Kami juga minta pihak kepolisian lebih berhati-hati dalam menangani laporan-laporan yang berkaitan tentang penistaan agama. Karena kalau salah menangani, bukan penegakan hukum, tapi yang terjadi justru keributan dan gejolak," pungkasnya.

Sekjen Dewan Syuro DPD FPI Jakarta, Habib Novel membantah Habib Rizieq telah menistakan agama tertentu. Menurut Novel, dugaan penistaan agama yang dilakukan Habib Rizieq hanya fitnah.

"Karena dalam perjuangan kita itu sangat-sangat tidak boleh untuk menistakan agama. Itu hanya fitnah, tuduhan yang mengada-ada dan suatu pengalihan isu untuk kita tidak fokus terhadap kasus Ahok. Jadi itu fitnah murahan yang ditujukan kepada Habib Rizieq," tegas Novel.

Menurutnya, Habib Rizieq selalu mengajak tokoh lintas agama untuk berdiskusi dan berkoordinasi masalah situasi nasional. Apalagi, pimpinan FPI tersebut mendapatkan gelar man of the year dari kalangan Tionghoa.

"Jadi mereka mau mencoba memainkan. Jadi kalau mau melaporkan itu hak mereka. Kita akan dampingi Habib Rizieq. Kita akan laporkan balik atas pencemaran nama baik karena memfitnah," tandasnya.

(mdk/did)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP