Tenaga Kesehatan di Tasikmalaya akan Divaksinasi Tahap Ketiga
Merdeka.com - Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya, Asep Hendra memastikan sudah menerima vaksin Moderna sebanyak 267 vial atau 3.700 dosis. Rencananya vaksin tersebut akan disuntikan kepada para tenaga kesehatan (nakes) sebagai booster atau dosis ketiga.
"Pekan ini mulai diberikan kepada para nakes karena yang paling berisiko terpapar Covid-19. Kalau untuk masyarakat umum belum, karena ketersediaan vaksinnya masih terbatas," kata Asep, Selasa (10/8).
Asep menjelaskan bahwa badan kesehatan dunia (WHO) diketahui memperingatkan negara-negara agar tidak menyuntikan booster vaksin kepada masyarakat umum karena masih banyak yang belum divaksinasi. Seperti halnya di Indonesia, dari sekitar 208 juta penduduk yang menjadi sasaran, baru sekitar 40 juta orang yang mendapat dosis pertama, dan sekitar 23 juta jiwa yang sudah menerima dosis kedua.
"Di Kota Tasikmalaya, dari total sasaran 560.243 jiwa, baru 110.621 jiwa yang mendapat vaksinasi dosis pertama dan yang sudah dosis kedua baru 66.540 jiwa. Jadi masih banyak sasaran yang belum vaksinasi. Kalau booster diberikan kepada masyarakat umum, itu sama saja mengambil dosis orang yang belum mendapatkan vaksinasi," jelasnya.
Oleh karena itu, untuk vaksin dosis tiga itu akan mendahulukan para tenaga kesehatan yang ada di garda terdepan menangani pandemi Covid-19.
"Di kami kan ada sekitar 4 ribu nakes. Namun yang dikirim hanya 3.700 dosis. Jadinya kita akan berikan ke nakes yang dapat diberikan dulu," ucapnya.
"Ada beberapa syarat nakes yang dapat mendapatkan booster vaksin, mulai tidak positif dalam tiga bulan ke belakang dan tiga bulan setelah mendapat vaksin kedua," tutup Asep.
(mdk/cob)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya