Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Temui JK, Mahyudin minta mekanisme pemilihan Ketum Golkar diubah

Temui JK, Mahyudin minta mekanisme pemilihan Ketum Golkar diubah Mahyudin di Istana Wapres. ©2017 Merdeka.com/Titin

Merdeka.com - Wakil Ketua Dewan Pakar Partai Golkar Mahyudin, bertemu Wakil Presiden Jusuf Kalla di Istana Wakil Presiden. Mahyudin mengaku mengantarkan undangan pernikahan putrinya untuk JK.

Namun, di sela-sela pertemuan, Mahyudin sempat menyinggung soal Munaslub Golkar.

"Ya biasa kalau orang Golkar ketemu pak JK kan tetep kita bicara sedikit masalah Golkar," ungkap Mahyudin usai bertemu JK, Rabu (13/12).

Mahyudin menuturkan, dirinya menyarankan kepada JK agar turut membantu perbaikan mekanisme pemilihan Ketua Umum Golkar. Selama ini, proses pemilihan Ketua Umum Golkar berpegang pada suara one man one vote. Padahal sistem ini diyakini bermuatan pragmatisme.

"Memang ada potensi pragmatisme dalam demokrasi itu bisa terjadi," ujarnya.

Mahyudin mengusulkan, ke depannya pemilihan Ketua Umum Golkar ditentukan tim seleksi. Tim seleksi itulah yang berhak memilih siapa yang layak jadi Ketua Umum partai berlambang pohon beringin itu.

"Ini ide saya, saya bilang dengan sistem demokrasi perwakilan," ucap dia.

Sementara JK menyarankan, agar Golkar segera menggelar Munaslub untuk menentukan Ketua Umum baru pengganti Setya Novanto. Setelah Munaslub, Ketua Umum Golkar langsung menunjuk kader yang layak menggantikan Setya Novanto di kursi Ketua DPR RI.

"Harapan beliau Golkar harus ada segera perbaikan harus segera Munaslub. kira kita begitu saja yang ia sampaikan," kata Mahyudin.

(mdk/rhm)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP