Temui Budi Mulya di Lapas Sukamiskin, Boediono minta maaf
Merdeka.com - Mantan Wakil Presiden Boediono membesuk Budi Mulya di Lapas Sukamiskin, Bandung pada 26 Januari 2016. Pertemuan itu dibenarkan artis Nadya Mulya yang merupakan anak dari Budi Mulya.
"Saya tiap minggu jenguk bapak di Sukamiskin biasanya hari jumat. Enggak tau kenapa waktu itu saya mau jenguk bapak hari Selasa," kata Nadya Mulya di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (10/3).
Kepada merdeka.com dia bercerita saat itu sedang menemui ayahnya. Namun tiba-tiba Boediono datang mengunjungi ayahnya.
"Saya kaget karena sejak Bapak ditetapkan sebagai tersangka belum pernah ada kabar dari beliau. Bahkan ketika adik saya meninggal tidak ada kontak langsung dari beliau ataupun keluarga beliau," ungkap mantan Puteri Indonesia 2004 itu.
Pertemuannya saat itu terjadi di ruang Palapa selama 45 menit. Dalam pertemuan itu, Budi Mulya mengungkapkan segala kekecewaan terhadap Boediono.
"Saya sangat kecewa pada Bapak, kenapa saat sidang keputusan Bapak tidak datang memberikan keterangan yang meringankan saya karena Bapak tahu betul apa yang sebenarnya terjadi," cerita Nadya menirukan ungkapan kekecewaan ayahnya ke Boediono saat itu.
Ia juga bercerita, saat itu Boediono memohon maaf kepada Budi Mulya karena tidak bisa membantu dengan alasan situasi politik yang tidak memungkinkan. Untuk itu ia memberikan usul membuat opini dari BI untuk tidak memidanakan kebijakan itu. Namun pihaknya menolak karena hal itu percuma dilakukan mengingat Boediono saat ini bukan lagi seorang yang memiliki jabatan yang berpengaruh.
"Itu sudah mubazir Pak, sudah lewat waktunya apalagi saat ini Bapak bukan lagi wakil presiden. Harusnya bapak bilang itu dari kemarin," kata Nadya menirukan ucapan ayahnya.
Untuk itu lanjut dia, diperlukan proses hukum yang bisa membuka siapa saja pihak yang paling bertanggungjawab dalam kasus ini. Sehingga kasus ini harus dibawa ke pengadilan. Hal tersebut akhirnya disetujui oleh Boediono dan dirinya mengatakan siap jika dirinya dilibatkan dalam penyelesaian kasus Bank Century.
"Saya siap dipanggil dan menjalani proses hukum. Saya ingin kasus ini cepat beres tapi melalui tahapannya," kata Nadya menirukan pernyataan Boediono saat pertemuannya di Lapas Sukamiskin Bandung.
(mdk/eko)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya