Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Temuan Kasus dari Varian Kappa di Jakarta

Temuan Kasus dari Varian Kappa di Jakarta Covid-19. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Varian baru dari virus Sars Cov-2 terus bermunculan seiring dengan karakteristik virus yang terus bermutasi. Di Jakarta, varian Delta masih mendominasi mutasi virus.

Berdasarkan paparan Pemprov DKI saat rapat bersama dengan pemerintah pusat pada Selasa (29/6) lalu, kasus mutasi varian Delta di Jakarta sebanyak 111 kasus. Mutasi lainnya dengan kode Alpha, sebanyak 11 kasus, dan Betha 5 kasus.

"Varian Delta mendominasi sebesar 87 persen dari total temuan kasus varian baru yang telah diidentifikasi di Jakarta," demikian penjelasan materi pemaparan yang dikutip merdeka.com pada Jumat (2/7).

Kemudian, ada satu varian baru lainnya yang berhasil diidentifikasi oleh Dinas Kesehatan yaitu Kappa. Untuk varian ini, masih 1 kasus. Belum ada pembaruan data lagi oleh Dinas Kesehatan.

Dalam materi juga menyebutkan bahwa varian ini berhasil teridentifikasi setelah Dinas Kesehatan melakukan uji sampel terhadap 128 kasus varian baru yang termasuk variant of concern.

Sebelumnya, Dinas Kesehatan DKI Jakarta telah melakukan pemeriksaan total 987 sampel mutasi virus Corona dan dinyatakan 70 sampel merupakan variant of concern.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Dwi Oktavia menuturkan, dari 70 variant of concern, 33 kasus didapat dari riwayat perjalanan dari luar negeri (imported cases).

"19 transmisi lokal varian Delta di DKI Jakarta, 10 transmisi lokal varian Delta di Debotabek yang mana pemeriksaannya dilakukan di Jakarta, dan 8 kasus masih dalam proses verifikasi apakah merupakan varian Delta dari luar negeri atau transmisi lokal," ucap Dwi, Kamis (24/6).

Adapun rincian 70 variant of concern tersebut, yakni 12 varian Alpha (B.117), 3 varian Beta (B.1.351), 55 varian Delta (B.1617.2).

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan peningkatan varian virus terus terjadi. Untuk itu ia mengingatkan agar warga Jakarta tetap bertahan di rumah.

Riza menambahkan, Pemprov DKI secara aktif terus berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan terkait segala temuan varian baru.

"Memang ada peningkatan terus tingkatan varian di DKI Jakarta, untuk itu terus kami dibantu oleh Kementerian Kesehatan untuk terus melakukan penelitian terhadap varian dan penyebarannya dan yang paling penting adalah kembali ke masyarakat, untuk tetap berada di rumah karena varian baru ini cepat sangat menular dan membahayakan, sekalipun juga cepat sembuhnya," ucap Riza.

(mdk/ded)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP