Temuan Bom Mortir Sepanjang 1,8 Meter Sisa Perang Dunia II di Kutai Timur Diledakkan
Merdeka.com - Kodam VI Mulawarman meledakkan bom mortir sisa perang Dunia II temuan warga di awal Februari 2019 lalu. Mortir dengan panjang 1,8 meter dan diameter 90 cm dan diameter bawah 45 cm itu diledakkan di lokasi bekas tambang dengan radius hingga 2 kilometer.
Bom mortir itu diketahui masih aktif dan sangat membahayakan warga sekitar apabila tersentuh, maupun terguncang. Saat proses peledakan, di area sekitar tambang disterilkan.
"Sudah merupakan kewajiban Kodim 0909 Sangatta untuk mengamankannya. Semua dilakukan demi terciptanya rasa aman dan nyaman bagi warga Kutai Timur," kata Dandim 0909 Sangatta, Letkol Kamil Bahren Pasha, dalam keterangan tertulis, Jumat (15/3).
Kamil menerangkan, peledakan bom itu dilakukan berdasarkan instruksi langsung Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto kemudian diterima Pangdam VI Mulawarman Mayjen TNI Subiyanto.

"Tujuannya untuk memberi rasa aman, dan nyaman, masyarakat Sangatta, khususnya bagi masyarakat yang tinggal di lokasi penemuan bom. Sebab, kalau amunisi itu tersentuh, apalagi terguncang, bisa memicu ledakan dengan radius sejauh 2 kilometer. Ledakannya akan berdampak buruk bagi masyarakat," ungkap Kamil.
Sementara, Kapaldam VI Mulawarman Kolonel Cpl Taufan menambahkan, peledakan telah dilakukan dengan sangat hati-hati, dan berlangsung aman, lantaran ditangani langsung tim ledak profesional.
"Setiap bom yang ditemukan, apalagi masih aktif, harus segera dimusnahkan. Adapun material sisa pemusnahan dari bom, dinyatakannya sudah hancur berkeping-keping. Tidak ada lagi menyisakan bala bahaya. Meski terdapat sisa serpihan di lokasi, tapi telah diamankan. Kalau ada warga menemukan sisa serpihannya, diimbau dapat menyerahkan ke Kodim 0909 Sangatta," jelas Taufan.

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya