Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Temani pacar beli cilok, Agus tewas dibacok begal

Temani pacar beli cilok, Agus tewas dibacok begal Ilustrasi perampokan. ©Shutterstock

Merdeka.com - Kasus kejahatan selalu menjadi momok ancaman yang siap menimpa pada siapa saja. Agus Sucipto (25) warga Wotsogo, Kecamatan Jatirogo, Kabupaten Tuban, Minggu (11/5) akhirnya meninggal dunia di Rumah Sakit Bhayangkara, karena mendapat luka serius di bagian kepala akibat sabetan senjata tajam.

Cerita berawal ketika Agus sedang menikmati hari Minggu sore bersama sang kekasih di Jalan Kertomenanggal Surabaya, di dekat lahan pembangunan taman bermain. Sang pacar pun kemudian merengek untuk membeli cilok yang tak jauh dari lokasi mereka berduaan.

Namun tiba-tiba 6 orang begal menghampiri Agus yang sedang berada di atas motornya itu sambil menunggu kekasihnya membeli cilok. Awalnya si begal meminta handphone dengan mengalungi leher Agus sebuah parang. Tak berdaya di bawah ancaman parang, Agus lalu memberikan handphonenya. Namun karena merasa belum cukup, kawanan begal yang berjumlah 6 orang itu meminta motor yang ditunggangi oleh Agus.

"Jadi awalnya begalnya minta handphone korban, namun ternyata gerombolan begal itu tidak puas dan meminta motornya," ujar Aiptu Mudiarto, saat dihubungi oleh merdeka.com, Senin (12/5).

Agus sontak tidak mau karena tidak rela motornya juga harus digondol oleh kawanan begal tersebut. Dia terus mempertahankan kunci motornya, dan tidak mau beranjak dari motornya. Akibat perlawanan itu, pelaku yang terdesak langsung mengayunkan senjata tajam ke kepala bagian belakang korban, yang menyebabkan korban terluka.

Melihat korban terjatuh pelaku langsung melarikan diri, sedangkan motor korban gagal dibawa kabur oleh pelaku.

Korban yang mengalami luka bacok sekitar 10 sentimeter itu, langsung dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara. Namun nyawa tidak tertolong dan akhirnya korban meninggal dunia.

"Korban Agus kena luka bacok di kepalanya dan menyebabkan pendarahan, saat dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara. Korban tidak terselamatkan," kata Murdiato.

Akibat kejadian ini, kekasih korban yang bernama Herlina mengalami shock berat. Pihak kepolisian Polres Surabaya saat ini sedang mengejar 6 orang pelaku tersebut.

(mdk/hhw)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP