Teler, 2 bandit ini ditembak karena copet tas korban kecelakaan
Merdeka.com - Dua copet meresahkan di sekitar Taman Nusa Indah bawah Jembatan Ampera, Rabu (5/2), sekitar pukul 14.30 WIB, dicokok Unit Pidum Sat Reskrim Polresta Palembang. Mereka adalah Agus Pranata (20) dan Dollah Ismadi (27), warga Jalan PSI Lautan Lorong PMI, Kelurahan 35 Ilir, Kecamatan Ilir Barat II, Palembang.
Spesialis copet ini tertangkap tangan oleh petugas, usai menggasak tas seorang ibu rumah tangga yang mengalami kecelakaan di bawah Jembatan Ampera. Ketika warga membantu dengan mengangkat tubuh korban yang pingsan, kedua tersangka malah mengambil tas korban.
Tas berisi uang Rp 250 ribu tersebut sempat diamankan warga lalu diletakan di warung. Saat itulah tersangka Agus mengambilnya lalu diserahkan kepada rekannya Dollah. Melihat kejadian itu, anggota yang berada di lokasi menyergap.
Keduanya berusaha melawan petugas, dan bandit ini terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas. Satu peluru bersarang di kaki kiri Agus, sementara Dollah dipelor di kedua kakinya.
Menurut tersangka Agus, saat kejadian ia langsung mengambil tas korban akibat pengaruh minuman keras (miras) merek Vodka yang diteguknya bersama Dollah. Namun, residivis kasus penganiayaan yang dihukum satu tahun 10 bulan di Rutan Merdeka Palembang ini mengaku, baru pertama kali mencopet.
"Baru kali nyopet, itupun karena saya minum miras," ungkap Agus kepada merdeka.com di Mapolresta Palembang, Kamis (6/2).
Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Djoko Julianto melalui Kanit Pidum Iptu Roberth P Sihombing membenarkan telah mengamankan kedua tersangka. Keduanya dijerat Pasal 363 KUHP dengan ancaman penjara 8 tahun. (mdk/mtf)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya