Tedjo: Masih ada 4.159 WNI belum keluar dari Yaman
Merdeka.com - Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Tedjo Edhy Purdijatno mengatakan sekitar 148 WNI yang tinggal di Yaman telah dievakuasi. Namun kata Tedjo masih ada ribuan WNI yang belum bisa dipulangkan pemerintah Indonesia.
"Yang udah dievakuasi kembali ke tanah air 148 orang. Masih ada 4.159. Belum keluar dari sana (Yaman)," ungkap Tedjo di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (30/3).
Tedjo mengatakan Dubes RI di Yaman berupaya memulangkan para WNI untuk kembali ke Indonesia. Dari pihak TNI Angkatan Udara juga sudah menyiapkan pesawat yang akan mengangkut proses evakuasi WNI di Yaman.
"Karena ada beberapa juga yang masih nyaman melindungi mereka. Yang penting keluar dulu dari Yaman ke negara sebelah. Dari sana baru dikembalikan ke Indonesia," ujarnya.
Untuk 24 WNI yang ditahan otoritas Yaman, Tedjo mengaku masih harus berkoordinasi terlebih dulu dengan Menlu Retno Marsudi. "Belum ada. Nanti saya tanyakan ke menlu, mungkin selesai rapat ni," ujarnya.
Tedjo menambahkan pihaknya terus berupaya mendalami dan memastikan akan menyelamatkan para WNI yang masih terjebak di Yaman.
"Itu masih pendalaman pihak KJRI. Tapi bagaimanapun akan berupaya untuk mengevakuasi WNI yang masih terjebak di Yaman," pungkasnya.
Seperti diketahui, puluhan warga negara Indonesia (WNI) di Yaman ditahan oleh pemberontak di berbagai masjid, salah satunya masjid As Sunnah di Kota Sawan. Mereka adalah santri dari Pesantren Darrul Hadist, Kota Dammaj. Beberapa dari mereka ditangkap dari berbagai masjid,
Pejabat KBRI Yaman Maulana Akbar mengatakan, bahwa ada sebanyak 23 WNI ditahan oleh pemberontak di Yaman yang menyamar memakai seragam dan atribut petugas keamanan setempat. Oleh sebab itu, pihaknya langsung menelusuri keberadaan puluhan WNI yang ditahan pemberontak itu.
(mdk/ren)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya