Team Phantom, pasukan elite pengejar bandit
Merdeka.com - Dengan membawa senjata laras panjang, Team Phantom bentukan dari Polres Kuantan Singingi Kuansing mendatangi toko emas di kawasan ekonomi, khususnya bank bank dan pasar. Hal ini diharapkan dapat mencegah adanya perampokandan pencurian kendaraan bermotor yang rawan terjadi.
Kapolres Kuansing AKBP Dasuki Herlambang mengatakan, para polisi tersebut dilatih untuk melakukan patroli reaksi cepat ke tempat keramaian rawan kriminal, untuk mencegah serta mengatasi segala bentuk kejahatan di jalanan.
"Team Phantom dilengkapi dengan peralatan sepeda motor trail Sabhara supaya cepat mengejar pelaku kejahatan jika lari ke mana saja. Termasuk ke hutan, sepeda motor ini bisa di semua lokasi," kata Dasuki kepada merdeka.com, Minggu (18/6).
Selain itu, tim yang dibuat khusus menjelang hari raya Idul Fitri ini juga dilengkapi senjata laras panjang SS 1 V2 untuk melumpuhkan pelaku jika membahayakan. Mereka juga menggunakan rompi anti peluru jika terjadi baku tembak. Serta borgol untuk mengunci tangan pelaku, serta amunisi cadangan jika habis.
Dijelaskannya, Team Phantom diaktifkan setiap hari dan wajib melaporkan kegiatannya kepada pimpinannya Kapolres Kuansing secara langsung baik siang maupun malam. Dalam kondisi berpuasa, tim tersebut juga tak kenal lelah berkeliling pusat keramaian serta objek vital.
"Saya secara langsung ikut memantau kerja Team Phantom di lapangan. Karena menjelang hari raya Idul Fitri, rawan aksi kejahatan. Kita ingin masyarakat Kuantan Singingi menjalani puasa dan lebaran dengan aman, nyaman dan tenteram," pungkas Dasuki.
(mdk/ian)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya