Tawuran ormas di Bekasi, 5 orang diperiksa polisi
Merdeka.com - Kepala Kepolisian Resor Metro Bekasi Kota, Kombes Indarto mengatakan polisi tengah memeriksa lima orang untuk mengusut aksi tawuran antarorganisasi masyarakat di Plasa Pemerintah Kota Bekasi, Jalan Ahmad Yani, Bekasi Selatan, Kamis (25/1).
"Lima orang dari pihak ormas sedang diperiksa," kata Indarto di Plasa Pemkot Bekasi, Kamis (25/1).
Pemeriksaan itu menyusul terjadinya tawuran yang menyebabkan lima orang luka-luka, dua di antaranya adalah anggota Satuan Polisi Pamong Praja yang tengah melakukan pengamanan. Sebagian besar kepalanya bocor akibat lemparan batu.
"Keterangan dari lima orang ini akan kami kembangkan, tidak menutup kemungkinan lebih banyak lagi akan diperiksa termasuk dari unsur pemerintah Kota Bekasi," ujar Indarto.
Sejauh ini, kata Indarto belum ada yang ditetapkan sebagai tersangka. Menurut dia, penetapan tersangka menunggu hasil gelar perkara setelah kasusnya disidik. Adapun tahap awal yang sedang dikerjakan adalah proses penyelidikan.
"Proses hukum sudah mulai berjalan, barang bukti seperti batu, mobil rusak dan lainnya sudah disita," ujar Indarto.
Diberitakan sebelumnya, bentrokan antarormas terjadi di depan Plasa Pemkot Bekas, Jalan Ahmad Yani mulai pukul 10.30 WIB. Bentrokan bermula dari ormas GMBI yang hendak melakukan aksi unjuk rasa. Namun di saat bersamaan ada ormas lain di area Pemkot Bekasi.
(mdk/cob)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya