Tawuran antar-kampung di Maluku, 3 tewas, 5 luka

Reporter : Mustiana Lestari | Sabtu, 29 Desember 2012 23:20

Tawuran antar-kampung di Maluku, 3 tewas, 5 luka
bentrok. merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Tawuran antar-kampung kembali terjadi. Kali ini tawuran terjadi di Maluku, Sabtu (29/12).

"Benar, Kapolda Maluku sudah lapor ada keributan antar-kampung Maluku Tengah dengan Seram Barat," kata Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Suhardi Alius kepada merdeka.com.

Menurutnya, warga mempersenjatai dirinya dengan menggunakan senjata rakitan. Akibatnya, tiga orang warga meninggal dunia, sementara lima lainnya mengalami luka.

"Polri dan TNI sudah sampai di lokasi yang sangat jauh tersebut dan sudah kuasai keadaan," katanya.

[dan]

Komentar Anda


Suka artikel ini ?
Kunjungi portal hao123 untuk akses internet aman dan nyaman

KUMPULAN BERITA
# Bentrokan

JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya





Be Smart, Read More
Back to the top
Today #mTAG
LATEST UPDATE
  • Kebijakan tak bisa dipidana, kepala daerah nanti malah jadi nakal
  • Malaysia 'menguning' akibat ribuan orang tuntut PM Najib mundur
  • Jokowi diminta waspadai tawaran IMF
  • Demokrat: Pemerintah jangan gampangkan masalah soal ancaman krisis
  • Antisipasi tindak pidana pilkada, polisi siapkan penyidik khusus
  • Berikan saran ke Jokowi, SBY dinilai tidak menggurui
  • Pencalonan menantu Bupati Selayar di pilkada ditentukan hari ini
  • Berambisi jadi BUMN teh terbaik, RNI sekolahkan karyawan ke India
  • Syuting 'SUICIDE SQUAD' resmi berakhir, ini foto terakhir mereka
  • Golkar khawatir aturan kebijakan tak bisa dipidana disalahgunakan
  • SHOW MORE