Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Taufik Hidayat yang bunuh istri minta didampingi polisi

Taufik Hidayat yang bunuh istri minta didampingi polisi garius kapur polisi. merdeka.com/djoko

Merdeka.com - Taufik Hidayat, membunuh Nur Sayekti, yang tak lain adalah isterinya sendiri, dengan cara memukulkan cangkul ke arah kepala sang isteri hingga tewas. Polisi masih belum berani memastikan motif pembunuhan yang terjadi Desa Sidorejo, Kec Wungu, Madiun, Jawa Timur Minggu (5/8) pagi kemarin.

Saat diperiksa penyidik, Taufik sempat mengutarakan keinginan untuk didampingi adiknya, yang seorang anggota polisi.

"Pelaku sempat meminta kami untuk dipanggilkan adiknya. Katanya sih, adiknya itu seorang anggota polisi yang berdinas di wilayah Jawa Barat," terang Kasat Reskrim Polres Madiun, AKP Edi Susanto, Senin (6/8).

Namun, Edi belum bisa memastikan benar atau tidak permintaan pelaku. Sebab, selama diperiksa penyidik di Polsek Wungu, kondisi kejiwaan Taufik tidak setabil. Pelaku lebih sering meracau. "Bahkan ketika saya tanya dan saat ditanya Bapak Kapolres (AKBP Yusuf), jawabannya selalu tidak nyambung," terang Edi.

Edi juga mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih mendalam untuk memastikan motif pembuhan yang dilakukan Taufik Hidayat terhadap isterinya sendiri itu.

"Kami belum bisa menjelaskan secara pasti motif pembunuhan tersebut. Karena saat ini, kondisi kejiwaan pelaku masih terguncang setelah melakukan pembunuhan sadis tersebut," kata periwira dengan tiga balok di pundak itu, Senin (6/8).

Menurut Edi, saat ini, pihaknya masih terus mendalami kasus pembunuhan tersebut, untuk memastikan motif pembunuhannya.

"Keterangan dari pelaku belum bisa kita dijadikan patokan, karena jika dilihat dari gerak-gerik dan tatapan matanya ia masih shok. Sedangkan anggota juga masih mengumpulkan keterangan dari para saksi," lanjut dia.

Diberitakan sebelumnya, Minggu (5/8) sekitar pukul 09.30 WIB, di rumah Puryono di Desa Sidorejo, Kec Wungu, Madiun, Tufik Hidayat tega memukul kepala isterinya sendiri, Nur Sayekti dengan cakul hingga tewas di samping rumah ayah tirinya (Puryanto).

Setelah melihat isterinya terkapar, Taufik juga menghantamkan cangkul di tangannya itu ke arah kaki dan perut anak pertamanya Naswa. Beruntung lukanya tidak terlalu parah dan hanya dirawat sebentar di rumah sakit lalu dibawa kembali pulang oleh salah satu keluarganya.

Sementara usai ditangkap polis, dalam pemeriksaannya, Taufik mengaku mendapat bisikan gaib yang mengatakan kalau isteri yang telah memberinya dua anak, Naswa dan Naura itu, berselingkuh dengan lelaki lain, dan terpaksa harus dibunuhnya.

Tak urung, karena ulahnya itu, Taufik ditangkap dan dijebloskan ke tahanan Polsek Wungu. (mdk/ian)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP