Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Tasikmalaya Dilanda Cuaca Ekstrem, Kubah Masjid Roboh dan Pohon Bertumbangan

Tasikmalaya Dilanda Cuaca Ekstrem, Kubah Masjid Roboh dan Pohon Bertumbangan Kubah masjid di Tasikmalaya roboh akibat cuaca ekstrem di Kota Tasikmalaya. ©2022 Merdeka.com/Istimewa

Merdeka.com - Cuaca ekstrem yang terjadi di Kota Tasikmalaya, Selasa (25/1) sore, menyebabkan sejumlah kejadian. Selain puluhan batang pohon tumbang, sejumlah rumah rusak, dan satu kubah masjid juga roboh.

Cuaca ekstrem diketahui terjadi di hampir seluruh wilayah Tasikmalaya. Hujan deras melanda kawasan itu disertai angin kencang.

Kubah Masjid Al Istiqomah di Kelurahan Tugujaya, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, roboh. Sejumlah pohon di daerah itu tumbang. Beberapa rumah mengalami kerusakan.

Tidak ada korban jiwa dalam beberapa peristiwa itu. Namun kubah masjid yang roboh menimpa satu rumah dan dua unit kendaraan bermotor.

"Tadi pas hujan, langsung jatuh kubahnya. Memang anginnya kencang tadi," kata Agus Nasaromdoni (57), Bendahara DKM Al Istiqomah.

Hujan Es Terjadi

tasikmalaya dilanda cuaca ekstrem kubah masjid roboh dan pohon bertumbangan

Pohon tumbang di Kota Tasikmalaya. ©2022 Merdeka.com/Istimewa

Agus mengatakan, kubah masjid roboh sekitar pukul 15.00 WIB dan jatuh ke menimpa atap rumah warga dan dua motor yang ada di sekitarnya. Kejadian itu menyebabkan kerugian hingga Rp100 juta. Untuk kubah saja, biaya pembeliannya mencapai Rp64 juta.

"Kubah masjid baru dipasang enam bulan ke belakang setelah tiga tahun sebelumnya masjidnya yang direnovasi," katanya.

Masjid yang kubahnya roboh itu, menurut Agus, akan tetap digunakan untuk beribadah. "Kan masjid tidak boleh kosong," ucapnya.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tasikmalaya, cuaca ekstrem pada Selasa (25/1) menyebabkan 41 kejadian di Kota Tasikmalaya. Rinciannya, 29 kejadian pohon tumbang, 9 atap rumah tersapu angin, 1 kubah masjid roboh, 1 atap pesantren roboh, dan robohnya atap Stadion Dadaha.

"Ketika terjadi cuaca ekstrem juga disertai hujan es. Hujan disertai angin yang sangat kencang walau durasi hujannya tidak lama. Seluruh petugas langsung terjun ke lapangan, namun memang tidak langsung bisa ditangani seluruhnya," kata Kepala Pelaksana BPBD Kota Tasikmalaya Ucu Anwar.

(mdk/yan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP