Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Taruna tewas diplonco senior, DPR minta pemerintah audit STIP

Taruna tewas diplonco senior, DPR minta pemerintah audit STIP Pelaku penganiayaan STIP. ©2017 merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Anggota Komisi V, H Moh Nizar Zahro, prihatin dan mengecam keras kasus penganiayaan taruna Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Marunda, Amirulloh Adityas Putra oleh para seniornya. Nizar meminta pemerintah melakukan audit pelajaran di STIP agar tidak kembali menimbulkan korban.

"Ini harus diakhiri dan diaudit mata pelajarannya secara menyeluruh sehingga tidak menimbulkan korban meninggal lagi," kata Nizar melalui pesan tertulisnya, Kamis (12/1).

Dia juga mendesak agar kepolisian menindak tegas dan memberikan hukuman yang berat kepada empat senior Amir yang telah ditetapkan sebagai tersangka.

"Kasus ini harus ditindaklanjuti dan menjadi wewenang kepolisian, agar menjadi efek jera mohon agar di hukum seberat-beratnya agar tidak terjadi lagi," tegasnya.

Amir diketahui tewas setelah mengalami penganiayaan usai latihan drum band, Selasa (10/1) kemarin, sekitar pukul 17.00 Wib. Sebagai taruna tingkat I, dia bersama enam rekannya dikumpulkan para pelaku di lantai 2 kamar M-205. Selanjutnya, satu per satu taruna tingkat 1 dianiaya para pelaku dengan cara dipukul ke arah perut, dada dan ulu hati dengan menggunakan tangan kosong.

Saat Amirulloh dipukul salah seorang pelaku bernama Willy, tiba-tiba korban ambruk. Kemudian korban pingsan dan diangkat bersama-sama para pelaku ke tempat tidur. Melihat korban pingsan, sontak para pelaku panik dan menghubungi senior tingkat 4 kemudian ke pembina dan piket medis.

Korban dinyatakan sudah meninggal setelah diperiksa oleh dokter piket STIP. Selanjutnya peristiwa tersebut dilaporkan ke Polsek Cilincing. Sejumlah barang bukti pun disita yakni, satu botol minyak tawon, minyak telon, satu buah gayung dan gelas juga 2 puntung rokok.

Para pelaku sendiri dijerat Pasal 170 subsider 351 ayat 3 KUHP. Dengan ancaman hukuman diatas 20 tahun penjara. Kasus tewasnya taruna di STIP ini merupakan kali ketiga. Kejadian serupa pernah terjadi di tahun 2012 dan 2013 silam.

(mdk/lia)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP