Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Tarif angkutan melonjak karena kenaikan BBM, Ahok 'angkat tangan'

Tarif angkutan melonjak karena kenaikan BBM, Ahok 'angkat tangan' ahok di merdeka.com. ©2014 merdeka.com/muhammad lutfhi rahman

Merdeka.com - Pemerintah telah menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi sebesar Rp 500 untuk jenis premium dan solar. Kebijakan ini menyebabkan beberapa operator transportasi massal menaikkan tarifnya, tidak terkecuali di Jakarta.

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengatakan, tidak dapat berbuat apa-apa terhadap operator yang nakal tersebut. Karena sampai saat ini Pemprov DKI Jakarta masih membutuhkan mereka.

"Yang terjadi di lapangan, kami selama ini kayak dipaksa. Karena dia (oknum Dishub) sadar kami nggak bisa ngadain bus," ujar Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (30/3).

Bahkan, dia menduga, sudah ada permainan antara oknum Dishub dengan operator transportasi umum. Sebab, ada beberapa kendaraan umum yang sudah tidak layak tetapi masih mengaspal di Jakarta.

"Saya juga curiga oknum-oknum Dishub memang sengaja pelihara, karena ada beberapa trayekan masih nyogok. Dia yang punya trayeknya jual beli trayek," kata mantan Bupati Belitung Timur ini.

Mantan anggota Komisi II DPR RI ini menegaskan, pihaknya akan dengan tegas menindak mereka jika ketersediaan bus sudah memadai. "Kalau kami sudah kuat dan banyak busnya, nanti akan selesai masalah itu. Kami sanksi," tutupnya.

(mdk/bal)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP