Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Tangkap teroris di Sragen, polisi sita flashdisk dan kabel data

Tangkap teroris di Sragen, polisi sita flashdisk dan kabel data densus 88 geledah rumah terduga teroris di Solo. ©2016 Merdeka.com/arie sunaryo

Merdeka.com - Tim Densus 88 Antiteror Mabes Polri melakukan penangkapan terhadap terduga teroris di wilayah Jawa Tengah. Sejumlah barang bukti yang diamankan seperti Kartu Keluarga (KK), buku tabungan, kartu NPWP, 4 lembar FC BPJS Kesehatan, 4 lembar FC KTP, flashdisk, MP3 dan kabel data.

Terduga teroris yang diamankan Densus 88 Antiteror Polri, berinisial J (30). Dia ditangkap sekitar pukul 07.30 WIB di Bogorejo, RT 20, Kelurahan Kragilan, Gemolong, Sragen, Jawa Tengah.

"J warga Kalijambe, Sragen," kata Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes (Pol) Martinus Sitompul, Selasa (31/1).

Selain J, Densus 88 Antiteror juga sudah menangkap S (38) di Jalan Cempaka VI RT 02 RW 23, Desa Wonorejo, Gondangrejo, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, Senin (30/1). Penangkapan berlangsung sekitar pukul 22.00 WIB.

"Saat ini yang bersangkutan beserta istri dibawa ke Solo dalam rangka pendalaman keterangan," ujar Martinus.

Menurut Martinus, S ditangkap terkait ledakan Toko Vulkanisir Ban di Jl Solo-Purwodadi Km 18 Gemolong, Sragen, Jateng yang terjadi pada tanggal 18 desember 2016 lalu.

Sebagai pengembangan atas penangkapan S, Densus 88 Antiteror menggeledah rumah milik S (37) di Perumnas Wonorejo Block Cempaka Jl. Cempaka VI no.5 RT. 05 / Rw 23, Desa Wonorejo Gondangrejo, Karanganyar, Jawa Tengah. Penggeledahan dilakukan hari ini sekitar pukul 10.30 WIB.

"Penggeledahan oleh tim Densus 88 didampingi Polres Karanganyar," sebutnya.

(mdk/msh)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP