Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Tanaman langka rusak, pohon 'sosis' Taman Bungkul cuma kenangan

Tanaman langka rusak, pohon 'sosis' Taman Bungkul cuma kenangan Perbaikan Taman Bungkul. ©2014 merdeka.com/moch andriansyah

Merdeka.com - Acara bagi-bagi es krim yang dilakukan PT Unilever Indonesia Tbk pada Minggu (11/5), juga merusak sejumlah tanaman langkah. Bahkan tanaman langka tersebut ditanam sendiri oleh Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini saat masih menjabat sebagai Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Surabaya.

"Ada tanaman langkah yang dulu saya tanam di situ (area Taman Bungkul), saat masih jadi Kepala Dinas Pertamanan. Sekarang sudah rusak," sesal Risma sembari mencangkul untuk menanam kembali tanaman yang rusak dengan yang baru, Senin (12/5).

Sayangnya, Risma lupa nama tanaman langkah yang rusak itu. "Saya lupa namanya, tapi saya menyebutnya pohon sosis. Karena kalau berbuah, buahnya itu persis sekali seperti sosis, memanjang gitu," aku Risma sambil terus mencangkul.

Seperti diketahui, pada Minggu pagi kemarin, bersamaan dengan acara car free day di Jalan Raya Darmo, tepatnya di depan Taman Bungkul Surabaya, PT Unilever Indonesia Tbk, menggelar acara bagi-bagi ice cream Wall's di depan taman terbaik se-Asia Tenggara tersebut.

Sayangnya, acara yang tidak dilengkapi izin keramaian itu, merusak sebagian taman di Taman Bungkul. Bahkan merusak seluruh tanaman yang ada di median jalan, tepatnya di sepajang trotoar yang memisahkan sepanjang jalan raya. Tanaman di sekitar 500 meter trotoar ludes diinjak-injak ribuan warga.

Mengetahui tanaman hasil kreasinya hampir sekitar 10 tahun rusak, wali kota perempuan pertama di Kota Pahlawan itu pun marah-marah dan memaki-maki penyelenggara acara. Risma pun akan menuntut baik pidana maupun perdata pihak penyelenggara.

(mdk/hhw)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP