Tanam Kelapa di Tepi Sungai, Petani di Banyuasin Diterkam Buaya
Merdeka.com - Warga Kelurahan Kedodong Raye, Kecamatan Banyuasin III, Banyuasin, Sumatera Selatan, Jono (57), hilang setelah diterkam buaya. Warga bersama tim gabungan masih melakukan upaya pencarian.
Peristiwa itu terjadi saat korban bersama temannya, Alkan, menanam kelapa di sekitar sungai PT SAL di Kecamatan Suak Tapeh, Banyuasin, Rabu (16/12). Baru saja menaruh bibit, tubuh korban langsung disambar buaya dan ditarik ke sungai.
Melihat kejadian itu, temannya seketika jatuh pingsan. Setelah sadar, dia langsung pulang ke kampung untuk memberitahukannya kepada warga.
Serangan Buaya Kerap Terjadi di Lokasi Itu
Lurah Kedondong Raye Rusli mengatakan, pencarian masih dilakukan di sekitar TKP. Belum ditemukan tanda-tanda keberadaan korban dan buaya pemangsa.
"Kejadiannya kemarin siang saat korban menanam pohon kelapa pinggir sungai. Sampai sekarang nasibnya belum tahu, karena belum ditemukan," ungkap Rusli, Kamis (16/12).
Kepala BPBD Banyuasin Alfian mengakui di lokasi itu kerap terjadi serangan buaya. Warga diimbau lebih waspada jika beraktivitas seorang diri.
BPBD Banyuasin bersama warga berupaya menemukan korban dengan menelusuri sungai di sekitar TKP. "Mudah-mudahan korban segera ditemukan dan bisa diserahkan kepada keluarga," pungkasnya.
(mdk/yan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya