Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Tanahnya kena pembangunan polder air, warga Bekasi protes

Tanahnya kena pembangunan polder air, warga Bekasi protes Ilustrasi Konstruksi Bangunan. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Tiga orang warga Kelurahan Aren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, memprotes pembangunan polder air di RT 4/RW 5. Sebab, mereka mengklaim ada 8.000 meter lahan milik mereka yang terambil dari total luas 3 hektar.

"Kami tidak berniat menghentikan, kami hanya meminta hak atas tanah tersebut," kata pengacara tiga orang warga, Ruri Arif Rianto, Kamis (22/10).

Menurut Ruri, dasar klaim warga atas lahan itu adalah dokumen pertanahan, berupa surat girik. Lagi pula, kata dia, mereka sudah menguasai dan menggarap lahan itu sudah puluhan tahun.

"Kami mendukung pembangunan polder, karena bermanfaat untuk menanggulangi banjir. Tapi, warga meminta lahan itu dibebaskan dulu," kata Ruri.

Kepala Bagian Pertanahan Kota Bekasi, Bunyamin mengatakan, pihaknya akan membawa ke pengadilan atas klaim lahan tersebut. Sehingga, proyek pengerjaan polder air tetap dilanjutkan.

"Pembangunan jalan terus, masalah yang ada di lapangan diselesaikan lewat pengadilan," kata Bunyamin.

Menurut Bunyamin, kebutuhan polder air di titik itu cukup mendesak. Sebab, polder itu sebagai penampungan air ketika hujan deras. Sebab, daerah itu seperti Perumnas 3 merupakan langganan banjir, karena pemukiman itu berada di cekungan.

(mdk/ary)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP