Tanah longsor tutup jalan provinsi di Banjarnegara
Merdeka.com - Ruas jalan provinsi di Desa Paweden, Kecamatan Karangkobar, Kabupaten Banjarnegara lumpuh total akibat longsor. Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, penyebab longsor adalah hujan deras yang terjadi sejak Kamis sampai Jumat.
Sutopo mengatakan Tim Reaksi Cepat BPBD Kabupaten Banjarnegara telah melakukan pemantauan longsoran. Kondisi tanah masih bergerak perlahan. Pohon-pohon pinus satu persatu di area longsoran roboh.
"TRC BPBD bersama aparat setempat masih melakukan pemantauan di lokasi longsoran. Belum bisa dilakukan tindakan pembersihan material longsoran karena tanah terus bergerak. Alat berat eksavator milik Bina Marga masih standby di tempat, karena kondisi di lapangan membahayakan jika melakukan pembersihan longsoran," paparnya dalam keterangan tertulis, Jumat (9/2).
Dari hasil kajian TRC BPBD Banjarnegara dengan foto udara di laporkan bahwa area longsor hingga saat ini seluas 1,4 hektare. Kisaran panjang longsoran 217 meter, lebar 70 meter dan tinggi 8 meter. Area longsoran berupa material tanah disertai batu, pohon pinus, pohon salak, pohon albasia.
"Jalan yang tertutup material longsoran sekitar panjang 200 meter, tinggi dua meter dengan volume 300 meter kubik," jelas Sutopo.
Masyarakat diimbau tidak mendekat ke area longsoran karena berbahaya tanah masih bergerak. Potensi longsor susulan masih tinggi karena curah hujan meningkat. Selain itu kondisi geologi di wilayah Banjarnegara adalah material rombakan yang mudah longsor.
(mdk/cob)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya