Tanah longsor di Puncak, Gubernur Jabar minta warga waspada cuaca ekstrem
Merdeka.com - Dinas Perhubungan Jawa Barat mengalihkan arus lalu lintas sehubungan tanah longsor hingga menutup jalur puncak Bogor. Masyarakat di daerah lain diharapkan waspada karena cuaca di Jabar sedang buruk.
Kadishub Jabar Dedi Taufik mengatakan, longsor yang terjadi pada Senin (5/2) pagi menyebabkan jalur puncak dari arah Cianjur dan Bogor ditutup total. Dia mencatat ada tiga titik longsor yang terjadi, yakni di Grand Hill, Gunung Mas dan Mesjid At Ta'awun.
Untuk melancarkan arus lalu lintas Dishub bekerjasama dengan Polda Jabar mengalihkan arus kendaraan baik yang menuju Cianjur dan Bogor diarahkan melalui Jonggol dan Sukabumi.
Terpisah, Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan menegaskan, mitigasi dilakukan bekerjasama dengan pihak terkait, seperti BPBD dan BNPD.
"Di Puncak sedang ada penyelesaian. Mudah mudahan jalan segera pulih. Kalau tidak besok, lusa sudah selesai diusahakan secepatnya," terangnya.
Mitigasi diakui menjadi konsentrasi untuk penyelesaian bencana. Material longsoran mengganggu segera dibersihkan. Pria yang akrab disapa Aher ini meminta masyrakat waspada terkait cuaca ekstrim yang sedang terjadi.
Setiap tahun, ia menyebut selalu ada pergerakan tanah. Masyarakat harus waspada memperhatikan petunjuk dari pemerintah setempat.
"Masyarakat harus waspada dan perhatikan arahan dari kecamatan masing-masing. Untuk di daerah lain, segera. Sosialisasikan peta kerawanan bencana kepada masyarakat," tegasnya.
(mdk/gil)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya