Takut tahanan rusuh, sidak BNN Cilacap ke LP Batu tak maksimal
Merdeka.com - Badan Nasional Narkotika Kabupaten (BNNK) Cilacap Jawa Tengah melakukan inspeksi mendadak pemeriksaan tes urine di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Batu Pulau Nusakambangan. Dalam inspeksi tersebut, BNNK Cilacap mengambil sampel 215 urine dari narapidana dan petugas LP.
Kepala BNNK Cilacap, Edy Santosa mengemukakan jumlah tersebut terdiri dari 64 narapidana LP Batu, dan sisanya sebanyak 155 berasal dari petugas LP di Pulau Nusakambangan. Edy mengemukakan, sebenarnya selain melakukan tes urine juga berencana akan melakukan razia di dalam lembaga pemasyarakatan, namun urung dilaksanakan.
"Sidak yang kami laksanakan belum bisa dilakukan maksimal, mengingat tensi di dalam lapas sendiri cukup tinggi, karena penghuninya tidak hanya napi narkoba tetapi juga ada napi teroris dan pembunuhan juga. Jika kita paksakan, kita khawatir kejadian seperti di LP yang Aceh, Bengkulu dan Aceh bisa terjadi," katanya, Senin (25/4).
Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan tersebut, jelas Edy, tidak ditemukan adanya penggunaan narkotika oleh petugas maupun penghuni yang diambil sampelnya. Kondisi tersebut, berbeda dengan yang dilakukan pada pekan lalu di LP Narkotika.
"Paling banyak narapidana yang menggunakan narkotika di LP Narkotika. Sekitar sembilan narapidana di LP tersebut terindikasi zat amfetamin, mereka yang menggunakan ada yang narapidana mati dan narapidana seumur hidup," jelasnya.
(mdk/cob)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya