Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Tak terima Metro Mini dikandangkan, 3 sopir sweeping Metro Mini lain

Tak terima Metro Mini dikandangkan, 3 sopir sweeping Metro Mini lain metromini. ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Pengandangan beberapa Metro Mini 610 jurusan Pondok Labu-Blok M karena tidak layak berbuntut panjang. Beberapa sopir yang kendaraannya dikandangkan merazia kendaraan lain yang masih beroperasi. Tiga sopir tersebut menyetop dua Metro Mini di depan Terminal Blok M, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan agar tidak beroperasi dan menurunkan penumpangnya.

Kejadian terjadi sekitar pukul 11.30 WIB. Di mana tiga orang sopir Metro Mini 610 menyetop dua Metro Mini 69 jurusan Ciledug-Blok M dengan menggunakan sepeda motor. Para penumpang yang berada di kendaraan itu dipaksa untuk turun.

Setelah kericuhan yang terjadi, petugas Terminal Blok M langsung menghubungi aparat terkait agar mengamankan situasi. Ketika ingin ditangkap, tiga orang tersebut langsung melarikan diri dengan kendaraan roda duanya.

Kepala UPT Terminal DKI Jakarta, Banjar Nahor membenarkan adanya insiden tersebut. Kejadian itu, karena kebanyakan Metro Mini 610 yang tidak layak jalan dikandangkan di Rawa Buaya, Jakarta Barat.

"Pengandangan itu kan sesuai perintah Undang-Undang. Demi keselamatan dan kenyamanan penumpang," kata Nahor di lokasi kericuhan, Sabtu (19/12).

Menurutnya, tiga provokator itu sempat menyetop dua Metro Mini yang melintas dari pintu keluar dan masuk Terminal Blok M. Namun, kejadian itu hanya berlangsung selama setengah jam. Karena aparat terkait langsung bertindak.

"Tiga provokator itu langsung melarikan diri dengan sepeda motornya," ungkapnya.

‎Setelah aparat datang, kondisi kini sudah berjalan dengan aman. Menurutnya, saat ini memang Terminal Blok M tidak terjadi penumpukan penumpang. (mdk/hhw)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP