Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Tak Terima Ditertibkan Saat PSBB, Pedagang Warkop Acungkan Golok ke Satpol PP

Tak Terima Ditertibkan Saat PSBB, Pedagang Warkop Acungkan Golok ke Satpol PP borgol. shutterstock

Merdeka.com - Seorang pedagang warung kopi di Harapan Jaya, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi, mengacungkan golok karena menolak bangku di tempat usahanya diangkut oleh aparat gabungan yang menertibkan peraturan pembatasan sosial berskala besar (PSBB), Senin (11/5). Video penertiban ini viral di media sosial karena istri pemilik warung kopi histeris ketika suaminya dibawa oleh petugas gabungan ke Polsek Bekasi Utara.

"Saya saja yang dibawa," teriak seorang ibu dalam video yang viral tersebut, sedangkan suaminya berada di dalam mobil.

Kasatpol PP Kota Bekasi, Abi Hurairoh mengatakan, peristiwa itu bermula ketika petugas menertibkan pedagang yang masih melayani pembeli di tempat. "Dia enggak terima, makanya acungin golok ," kata Abi ketika dihubungi pada Senin (11/5).

Dibawa ke Polsek

Karena diacungi golok, petugas bertindak tegas. Membawa pemilik usaha tersebut ke kantor Polsek Bekasi Utara. Tetapi, menurut dia, pihaknya tidak sampai memenjarakan orang. Membawa pemilik usaha ke kantor polisi hanya untuk efek jera.

"Bukan kita enggak tegas, kita melihatlah kondisi sekarang lagi bagaimana," ucapnya.

Ia mengimbau kepada masyarakat sudah mematuhi aturan PSBB di Kota Bekasi. Untuk tempat usaha makanan dan minuman, kata dia, masih diperbolehkan membuka dengan catatan tidak melayani pembeli makan atau minum di tempat.

(mdk/eko)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP