Tak terima ditegur, RM tikam Rajib hingga tewas
Merdeka.com - RM, warga Gorontalo tega membunuh Rajib Ali gara-gara ditegur saat lewat di depan rumah korban. Pembunuhan itu berawal, ketika tersangka bersama rekan-rekannya akan pulang dan melewati jalan Dembe Jaya mendengar ada suara teguran kepada mereka.
Saat itu, tersangka menanyakan kepada warga, siapa yang berteriak. Dan pada waktu yang bersamaan korban Rajib Ali keluar dari rumahnya. Dia mengatakan bahwa dirinya yang berteriak. Saat itulah terjadi cekcok antara keduanya, tersangka langsung mengeluarkan badik dan menikam dada korban.
Kapolres Gorontalo Kota, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Roni Yulianto mengatakan, usai menikam korban, RM langsung melarikan diri begitu melihat korban terjatuh dengan berlumuran darah.
Rajib sempat dilarikan ke rumah sakit, namun korban meninggal dunia saat dalam perjalanan.
Namun, tak berselang lam polisi berhasil menangkap RM. "Satreskrim Polres Gorontalo Kota dari tim Alap-alap, berhasil mengungkap kasus penganiayaan yang menyebabkan kematian dalam waktu kurang lebih tiga jam, di Dembe jaya, Kecamatan Kota Utara, dengan tersangka RM yang menyebabkan korban Rajib Ali meninggal dunia," kata Roni, Rabu (23/3), dilutip dari Antara.
Dia mengatakan, tersangka RM berhasil diringkus di rumah kakeknya beserta barang bukti sebilah badik di daerah Pilohayanga.
"Untuk tersangka kita kenakan pasal 351, junto 338, dengan ancaman pidana 15 tahun penjara," pungkas Roni.
(mdk/cob)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya