Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Tak terima diganjar penalti, pemain PSCS Cilacap keroyok wasit

Tak terima diganjar penalti, pemain PSCS Cilacap keroyok wasit Ilustrasi Penganiayaan. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Kericuhan mewarnai pertandingan sepakbola antara Persika Karawang versus PSCS Cilacap, dalam lanjutan ISC -B di Stadion Singaperbangsa, Sabtu (23/7) petang.

Para pemain dan Official dari PSCS Cilacap melakukan pengeroyokan terhadap wasit yang memimpin pertandingan yakni Nur Arifin.

Peristiwa pengeroyokan terhadap wasit dilakukan para pemain dan official PSCS setelah sang pengadil lapangan hijau itu, meniupkan peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan.

Petugas kemanan dari pihak Kepolisian berusaha mengamankan wasit Nur Arifin, agar tidak menjadi bulan - bulanan. Namun para pemain dan official yang emosi terus mengejar hingga menuju lorong ruang ganti stadion.

Kericuhan dipicu kekecewaan pemain dan official yang merasa dirugikan atas keputusan wasit yang memberikan penalti kepada Persika Karawang di waktu tambahan tepatnya menit 92. Setelah salah seorang pemain Persika Karawang Abu Fikri dilanggar di kotak terlarang ketika terjadi kemelut di depan gawang.

Official dari PSCS sempat melakukan protes dan menarik para pemainnya keluar lapangan. Meski pertandingan sempat dilanjutkan namun PSCS akhirnya kalah 1-0 dari tuan rumah Persika berkat gol penalti Imral Usman.

"Sebelum terjadi penalti, pertandingan sangat enak untuk ditonton. Tapi akhirnya ternodai," ujar pelatih PSCS Cilacap, Aris Budi Sulistyo, usai pertandingan.

(mdk/rnd)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP