Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Tak tahu barang hasil curian suami, Dewi ditangkap polisi saat main HP

Tak tahu barang hasil curian suami, Dewi ditangkap polisi saat main HP kawanan rampok diringkus polisi. ©2018 Merdeka.com/Irwanto

Merdeka.com - Seorang ibu rumah tangga, Dewi (32), harus menanggung ulah suaminya, Suwandi (36). Dia diringkus polisi saat sedang bermain handphone yang ternyata hasil kejahatan suaminya.

Dewi ditangkap polisi di rumahnya di Desa Telang, Kecamatan Mekar Sari, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan. Barang bukti diamankan satu unit HP merek Oppo milik korban Bahrin warga Ogan Komering Ulu Timur.

Dari keterangan Dewi, polisi akhirnya meringkus suaminya dan juga dua komplotannya, Romli (37) dan Rusdi (37). Kaki ketiga tersangka ditembak polisi lantaran berupaya melawan.

Dewi mengaku tidak mengetahui HP yang dipegangnya adalah hasil curian. HP itu diberikan suaminya saat dia menginginkannya.

"Suami saya bilang HP itu beli, saya senang karena sudah lama pingin punya HP. Lagi main HP saya ditangkap polisi, padahal saya tidak tahu apa-apa," ungkap Dewi di Mapolda Sumsel, Rabu (28/3).

Dewi meminta polisi melepaskannya karena tak bersalah. Dia kasihan kedua anaknya harus dititipkan ke rumah neneknya lantaran ibu bapaknya masuk penjara.

"Kalau suami saya salah silakan dihukum, lagi pula dia pernah masuk penjara. Tapi saya tidak tahu apa-apa, cuma jadi imbas saja," akunya.

Sementara itu, Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara mengungkapkan, Dewi menjadi kunci dalam penangkapan suami dan dua rekannya. Komplotan ini terbilang pelaku kejahatan sadis karena saat merampok rumah korban pada 2013 lalu, kawanan pelaku secara keji menembak mati anak korban dan menguras harta bendanya.

"Sudah beberapa kasus yang dilakukan komplotan Suwandi, mereka kejam, sadis," kata Zulkarnain.

Saat ini, Polda Sumsel masih memburu lima pelaku lain yang masuk dalam jaringan Suwandi. Dia memerintahkan penyidik bertindak tegas jika para pelaku melakukan perlawanan.

"Lima orang masih kita kejar, tangkap mereka hidup atau mati," katanya.

(mdk/dan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP