Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Tak selesai pukul 18.00 WIB, polisi bubarkan paksa demo sopir taksi

Tak selesai pukul 18.00 WIB, polisi bubarkan paksa demo sopir taksi Demo sopir taksi. ©2016 merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Sejak pagi ribuan sopir taksi, Metro Mini, Bajaj dan transportasi konvensional lainnya melakukan aksi unjuk rasa di kawasan Jalan Merdeka Barat dan Jalan Gatot Subroto. Dalam aksi unjuk rasa tersebut, sempat terjadi kericuhan, sejumlah sopir taksi sempat terlibat aksi lempar batu dengan pengemudi ojek online.

Namun polisi menilai aksi unjuk rasa hari ini tetap berjalan aman. "Tidak dipungkiri aksi unjuk rasa berjalan relatif aman, saya mengklarifikasi tidak ada luka berat sampai saat ini, dan kami tidak ingin terulang kembali," ucapnya Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Mohammad Iqbal ketika ditemui di Silang Monas, Jakarta Pusat, Selasa (22/3).

Aksi unjuk rasa sopir taksi, bajaj, dan angkot harus berakhir paling lambat pukul 18.00 WIB. "Jika mereka tidak selesai, sesuai dengan UU mereka akan dibubarkan paksa," tegasnya.

Polisi tak segan-segan menindak pengunjuk rasa yang bertindak kriminal dengan melakukan pengeroyokan maupun pengerusakan. Penegakan hukum diperlukan untuk menindak aksi unjuk rasa yang meresahkan. "Kami akan melakukan penegakan hukum terkait hal tersebut," bebernya.

Polda Metro Jaya mengerahkan 10.000 orang personel dengan rincian 7.000 personel menjaga aksi di lapangan dan 3.000 personel berjaga mengantisipasi kericuhan.

(mdk/noe)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP