Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Tak sabar nunggu lama, 700 pemesan mobil Esemka mundur

Tak sabar nunggu lama, 700 pemesan mobil Esemka mundur Menteri PU pakai mobil Esemka. ©pu.go.id

Merdeka.com - Sedikitnya 700 orang pemesan mobil Esemka yang sudah terdaftar di PT Solo Manufaktur Kreasi (SMK), mengundurkan diri. Penyebabnya adalah, molornya realisasi produksi mobil buatan siswa SMK tersebut.

Humas PT Solo Manufaktur Kreasi (SMK), Sabar Budi mengaku tak bisa menghalangi keinginan para konsumen tersebut. Pasalnya, antara PT SMK dan para pemesan belum ada kesepakatan resmi apapun.

"Jumlah yang sudah melakukan pembatalan sebanyak 10 persen, atau kurang lebih 700 orang. Kebanyakan mereka tidak ingin menunggu lama, karena kebutuhan mendesak mereka beralih membeli mobil merek lain," ujar Sabar ketika dihubungi wartawan, Jumat (24/5).

Sabar menuturkan, pembatalan pemesanan dilakukan melalui pesan singkat atau lewat email. Meski melakukan pembatalan, lanjut Sabar, tak ada pemesan yang melakukan komplain.

"Tak ada yang komplain, tapi banyak yang mengeluhkan desain interior. Kita jadikan masukan untuk menyempurnakan mobil Esemka," tambahnya.

Menurut Sabar, salah satu masukan diberikan oleh Menteri Pekerjaan Djoko Kirmanto . Menteri yang juga telah memesan Esemka Rajawali tersebut, meminta PT SMK agar memperhatikan pintu belakang, gangguan dalam mobil dan lain sebagainya. Namun untuk kualitas mesin, hingga saat ini belum ada yang melakukan komplain.

"Kita sudah kirimkan 40 mobil ke Cilegon, Dumai, Kediri, Jakarta dan kota-kota lainnya. Pesanan Menteri PU, pak Djoko juga sudah kita kirim. Bulan Juni nanti kita akan tingkatkan produksi. Untuk keperluan servis, kita juga telah membuka 33 kantor cabang di Indonesia," pungkasnya. (mdk/ren)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP