Tak punya anak, alasan Suprarti culik bayi di RS dr Soeselo

Reporter : Parwito | Selasa, 19 Februari 2013 18:43




Tak punya anak, alasan Suprarti culik bayi di RS dr Soeselo
Bayi. ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Kasus penculikan bayi di rumah sakit RSUD Dokter Soeselo, Slawi, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah pada Selasa, 29 Januari 2013 lalu, berhasil terungkap oleh jajaran Reskrim Polres Tegal. Selain menangkap tersangka, polisi juga berhasil mengamankan bayi dari tagan pelaku.

Kepada polisi, tersangka mengaku nekat menculik bayi karena ingin memiliki anak. Sementara itu, proses penyerahan bayi kepada keluarganya dilakukan pada Selasa (19/2) siang tadi dan berlangsung haru.

Tersangka diketahui bernama Suprarti (33), warga Sesa Rengas Pendawa, Brebes, Jawa Tengah. Sampai kini, tersangka masih mendekam di sel tahan Mapolres Tegal.

Pelaku mengaku nekat menculik bayi karena keinginannya untuk memiliki anak, sebab sudah berumah tangga selama 10 tahun, belum juga dikaruniai momongan.

"Saya malu karena kerap diejek suami, maka muncul niatan untuk menculik bayi di rumah sakit," ujar Suprarti kepada polisi.

Usai berhasil menculik bayi dari RSUD dokter Soesilo, tersangka langsung membawanya ke rumah. Kepada suaminya, tersangka mengaku baru saja mengadopsi bayi dari orang tidak mampu.

"Saya perlakukan bayi seperti anak kandung saya sendiri, bahkan sudah melakukan selamatan akikah," tambahnya.

Kapolres Tegal AKBP Nelson Perdamaian mengatakan, terungkapnya kasus ini berawal dari informasi masyarakat yang curiga melihat tersangka tiba-tiba memiliki anak. Padahal tidak pernah hamil sebelumnya.

"Setelah melakukan penyelidikan cukup lama, kita meyakini bahwa tersangka merupakan pelaku penculik bayi yang terjadi di RSUD dokter Soeselo Slawi," ujar Nelson.

Nelson menambahkan, tersangka mengaku dirinya keguguran dan takut dicerai suami. Adapun motif penculikan itu hanya mempertahankan keluarganya karena dia mengalami keguguran dan takut di cerai suami.

"Kalau motif pelaku hanya ingin mempertahankan keluarganya, setelah dirinya keguguran takut diceraikan suaminya," tambah Nelson.

Meski demikian, dari hasil pemeriksaan, tersangka terbukti melakukan tindak pidana sebagaimana dalam pasal 83 undang-undang perlindungan anak dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

"Kita masih melakukan pengembangan untuk mengungkap kemungkinan tersangka merupakan anggota sindikat penculik bayi yang saat ini marak atau tidak," ujarnya.

Setelah proses pemeriksaan selesai, bayi tersebut langsung diserahkan ke orangtuanya yang sengaja diundang untuk menerima kembali bayinya. Suasana duka dan harus pun terjadi dalam proses penyerahan bayi tersebut yang langsung diserahkan oleh Kapolres.

"Saya seneng banget anak saya bisa kembali, terima kasih Pak polisi," ujar Sri Hartati sambil menciumi terus menerus bayi yang baru dua pekan dilahirkannya di RSUD Soeselo Kabupaten Tegal, Jawa Tengah.

Seperti diberitakan, Sri Hartati, ibu muda warga Desa Danasari, Slawi, Kabupaten Tegal, Jateng itu harus rela kehilangan bayi yang baru sehari dia lahirkan di RSUD Soeselo, Jl Soetomo 63 Slawi, Kabupaten Tegal.

Bayi perempuan Sri diculik seorang wanita yang menyamar sebagai perawat di rumah sakit itu. Dengan dalih akan memberi obat, perawat gadungan itu berhasil membawa kabur bayi yang belum sempat diberi nama itu.

[ren]

KUMPULAN BERITA
# Penculikan

JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya






Komentar Anda


Smart people share this
Back to the top


Today #mTAG SPOTLIGHT iREPORTER
TOP 10 NEWS
LATEST UPDATE
  • Hamas rilis video serang menara militer Israel saat siang
  • Belajar budaya Indonesia, turis Jerman kunjungi TMII
  • KKP klaim produk olahan ikan laris manis saat Lebaran
  • Jalur Puncak macet total, pengendara matikan mesin
  • Pegiat Korsel kirim biskuit Choco Pie lewat balon ke Korut
  • Sambut pengunjung, TMII usung tema 'Serasa Pulang Kampung'
  • Romantis! Ruben Onsu dan istri liburan ke Hongkong
  • 30.000 orang berlibur ke TMII, 4 wahana ini jadi favorit
  • Pengunjung jadikan kolam Monas toilet umum
  • Cekcok dengan 'Pak Ogah', 2 anggota Kostrad ditusuk
  • SHOW MORE