Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Tak lagi muda, 4 pekerja Hotel Hyatt di-PHK

Tak lagi muda, 4 pekerja Hotel Hyatt di-PHK komnas perempuan karyawan hotel hyatt. merdeka.com/Dwi Narwoko

Merdeka.com - Hyatt Hotels Corporation, adalah perusahaan menajemen hotel internasional yang berpusat di Chicago-Amerika Serikat. Mereka tengah berupaya merestrukturisasi perusahaan, dan hal ini tentunya berdampak terhadap hilangnya ribuan pekerjaan, tanpa terkecuali pekerja Hotel Hyatt di Indonesia, khususnya di Jakarta.

Terhitung, ada 4 orang anggota Federasi Serikat Pekerja Mandiri (FSPM) yang bekerja Hotel Hyatt yang di-PHK tanpa alasan yang jelas. Empat orang tersebut adalah Endah Rahmasari, Dwi Suhartini, Rita Hartati, dan Silvia Agustina.

"Mereka adalah korban dari kebijakan efisiensi Hotel Hyatt, ini tidak relevan, mereka di-PHK tapi pihak asing masih banyak di sana dengan gaji puluhan kali lipat," kata Sekretasis umum FSPM Galih Tri Panjalu dalam jumpa pers di Komnas Perempuan, Senin (18/6).

Menurut Galuh, PHK yang dilayangkan kepada teman-temannya itu sangatlah berbau diskriminasi, di mana alasan menejemen untuk para keempat pekerja yang semua perempuan itu disebabkan penampilan yang sudah tidak menarik lagi karena sudah tidak muda. Pihak FSPM pun mengadukan hal ini kepada Komnas Perempuan karena Hotel Hyatt dinilai telah melanggar hak perempuan.

"Kami akan lakukan perlawanan, semaksimal mungkin kami akan lakukan kampanye, kami akan lakukan segala upaya itu agar mereka dipekerjakan kembali," ujar Galih.

Dalam kesempatan yang sama, FSPM juga membeberkan kasus yang dirasa merugikan para pekerja yang dilakukan manejemen Hyatt yang ada di Bandung. Menejemen Hotel mengkriminalisasi dua orang karyawannya yaitu Yudhasari Pardikan dan Early Sobarli dengan menuduh telah menggelapkan uang sebesar Rp 150.000.

"Dalam proses peradilan, hakim memutus mereka tidak bersalah dan hakim memerintahkan agar perusahaan mempekerjakan mereka kembali," imbuhnya.

Namun, pihak Hyatt tetap tidak bergeming dan menggantungkan nasib mereka.

Menyikapi permasalahan yang dihadapi para anggotanya, FSPM meminta kepada Hyatt Indonesia agar mencabut PHK terhadap 4 orang pekerja perempuan karena alasan yang dinilai tidak relevan. FSMP juga meminta manajemen Hotel Hyatt mencabut PHK terhadap Yudhasari dan Early di Hyatt Bandung dan mengembalikan nama baik mereka. (mdk/war)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP