Tak hanya remas dada, petugas TransJ juga paksa oral penumpang
Merdeka.com - Empat petugas Transjakarta DLS, ILA alias Ipank, MK alias Aki dan EKL mencabuli penumpang yang pingsan, YF di ruangan genset Halte Busway Harmoni. Selain meremas payudara korban, pelaku bahkan memaksa YF untuk melakukan oral seks.
"ILA meraba-raba bagian dada, dan juga mengeluarkan kemaluannya dan memasukkan ke mulut korban sampai mengeluarkan sperma dan terkena di baju korban," ujar Kasat Reskrim Jakarta Pusat AKBP Tatan Dirsan dalam pesan singkatnya, Kamis (23/1).
Dalam peristiwa itu, polisi menyita barang bukti kaos warna merah hati milik korban yang terdapat noda sperma. Polisi juga mengamankan satu buah aroma terapi merek Freshcare milik korban.
Sebelumnya, YF, dicabuli oleh empat petugas Transjakarta di dalam ruangan genset Halte Busway Harmoni, Gambir, Jakarta Pusat. Peristiwa itu terjadi pada Selasa (21/1).
"Pelaku berinisial DLS, ILA als Ipank, MK als Aki dan EKL," ujar Kasat Reskrim Jakarta Pusat AKBP Tatan Dirsan dalam pesan singkatnya, Kamis (23/1).
Tatan menambahkan, awalnya korban naik Transjakarta dari RS Islam Cempaka Putih. Tiba-tiba di tengah perjalanan korban pingsan dan sadar kembali lalu diturunkan di halte Harmoni.
"Korban diterima oleh EKL karena kenal dan di suruh duduk di dalam halte dekat pintu masuk. Lalu dipindahkan ke ruangan genset," katanya.
(mdk/hhw)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya