Tak hanya gandeng AFP, Polda Metro juga kirim penyidik ke Australia
Merdeka.com - Tak hanya bekerja sama dengan Australian Federal Police (AFP), Polda Metro Jaya juga akan kirim penyidik ke Australia. Langkah ini dilakukan guna menguak siapa pemeran di balik kematian mendiang Wayan Mirna Salihin (27).
"Gini, kami kerja sama dengan polisi Australia karena latar belakang mereka (Jessica dan Mirna) di Australia. Posisi tersangka sebelum ketemu Mirna kan lama di Australia. Nah itu biasa dalam penyelidikan," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Krishna Murti di Mapolda Metro Jaya, Rabu (10/2).
Selain pihak AFP, Krishna mengungkapkan juga mengirimkan beberapa penyidik ke negeri Kangguru tersebut untuk melakukan interview ke beberapa saksi. Namun Krishna enggan menjelaskan siapa saksi yang dimaksud.
"Kami juga mengirim penyidik ke sana untuk interview. Karena ada beberapa petunjuk yang dikembangkan. Tambahan saksi juga diperlukan di sana, tentunya harus secara proyudistia dan sasarannya jelas. Semua sekarang sedang dianalisa," jelasnya.
"Memeriksa saksi di luar negeri kan ada prosedurnya ada endorcement atau dukungan di kantor. Kalau di Canberra di kantor kedutaan, nah kalau di Sidney di Konsultan Jenderal," tambahnya.
Namun untuk pengiriman penyidik, Krishna mengungkapkan masih dalam proses perizinan.
"Saya belum dapat info, ini kan kerja sama, formilnya ada, prosedurnya gini, kami bersurat mereka menjawab surat. Jawaban surat mereka dilayangkan melalui persetujuan kementerian kehakiman, kalau tidak salah. Tunggu saja," tutupnya.
(mdk/tyo)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya