Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Tak hadiri korban, pra-rekonstruksi perampokan Pulomas digelar Jumat

Tak hadiri korban, pra-rekonstruksi perampokan Pulomas digelar Jumat korban perampokan Pulomas dipulangkan. ©2017 Merdeka.com/Anisyah Al Faqir

Merdeka.com - Kepolisian akan menggelar pra-rekonstruksi kasus perampokan hingga menewaskan 6 orang tewas di Jalan Pulomas Utara, Nomor 7A, Jakarta Timur, Jumat (6/1) depan. Pra-rekonstruksi itu kemungkinan tak dihadiri para korban yang selamat.

"Tapi korban sepertinya tak kami hadirkan karena rawan yah, tapi lihat lusa saja," kata Kapolres Jakarta Timur Kombes Pol Agung Budijono di Mapolda Metro Jaya, Rabu (4/1).

Sejumlah barang bukti bakal dihadirkan dalam pra-rekonstruksi tersebut. Salah satunya mobil yang digunakan pelaku saat menjalankan aksinya.

"Mobilnya kan sudah ketemu di Jakarta ini, sudah kami ambil, itu mobil sewaan yang dipakai pelaku untuk merampok korban," katanya.

Menurut Agung, saat ini pihaknya sedang mengebut seluruh berkas kasus tersebut. Maka itu, setelah pra-rekonstruksi digelar, polisi akan kembali menggelar rekonstruksi kasusnya untuk memperjelas dan memastikan rangkaian peristiwa dalam kasus tersebut.

"Saat ini sedang persiapan semua, apa saja yang dibutuhkan, termasuk lokasi prarekonnya agar sesuai BAP," pungkasnya.

Seperti diberitakan, empat pelaku telah diamankan terkait kasus perampokan hingga menewaskan 6 orang tersebut. Satu dari empat pelaku bernama Ramlan Butarbutar ditembak mati polisi, sedangkan pelaku lainnya yakni Ius Pane, Erwin Situmorang, dan Alfins Bernius Sinaga saat ini ditahan di Mapolda Metro Jaya.

Mereka melakukan perampokan di rumah mewah, Jalan Pulomas Utara, Nomor 7A, Kayu Putih, Pulogadung, Jakarta Timur, Selasa 27 Desember lalu hingga menewaskan enam orang dan lima lainnya kritis. Korban tewas maupun kritis diduga kekurangan oksigen lantaran disekap dalam kamar mandi berukuran 1,5x1,5 meter persegi.

Korban yang meninggal yaitu Dodi Triono (59), Diona Arika Andra Putri (16), Dianita Gemma Dzalfyla (9), Amel, Yanto, dan Tasrok (40). Sementara lima orang yang kritis adalah Emi (41), Zanette Kslila Azaria (13), Santi (22), Fitriani (22), dan Windy (23).

(mdk/gil)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP