Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Tak ditahan, tersangka korupsi baju koko malah jabat kepala BKD

Tak ditahan, tersangka korupsi baju koko malah jabat kepala BKD Mural Koruptor. ©2013 Merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Kejaksaan Negeri Bangkinang terkesan lamban dalam menuntaskan penyidikan dugaan kasus korupsi Pengadaan Baju Koko tahun 2012 di Kabupaten Kampar Riau. Setelah penetapan dua orang tersangka, Juli 2013 lalu, mereka tidak ditahan.

"Kasusnya Kejari Bangkinang yang menangani, memang tersangkanya belum ditahan, kalau penahanan tanya ke jaksanya yang di sanalah ya," ujar Humas Kejati Riau Mukhzan kepada merdeka.com, Minggu (26/1).

Menurut Mukhzan, untuk perhitungan kerugian negara pihak jaksa juga berkoordinasi dengan BPKP untuk mendalaminya. Sudah setengah tahun lebih pengusutan kasus dugaan korupsi itu tak kunjung sampai pada tahap penuntutan di Pengadilan Tipikor Pekanbaru.

Kedua tersangka adalah Asril Jasda yang pada saat pelaksanaan proyek pengadaan, menjabat Kepala Bagian Administrasi Pembangunan dan Data Elektronik Setdakab Kampar. Satu tersangka lagi adalah Firdaus selaku pihak swasta dari CV Mulya Raya Mandiri. Pemilik perusahaan sekaligus direkturnya bernama Zulkifli.

Bahkan, Asril Jasda kini diberi jabatan strategis sebagai Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pemkab Kampar meski berstatus tersangka. Berbeda dengan kasus dugaan korupsi di Sekretariat DPRD Kampar, di mana mantan pegawai Setwan berinisial D langsung ditahan pada hari itu ditetapkan tersangka.

Dikatakan Mukhzan, ditahan atau tidaknya tersangka nantinya akan diketahui saat proses penuntutan di pengadilan.

"Kemungkinan bakal ada tersangka baru, jika hasil penyidikan mengarah pada seseorang yang diduga juga terlibat dalam kasus ini," kata Mukhzan.

Firdaus yang menjabat Bendahara DPD II Partai Golkar Kampar mengaku siap menjalani proses hukum. "Saya siap menjalani proses hukum, jika ditahan pun saya siap, "ujar Firdaus.

Pengangkatan Asril Jasda menjadi Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Kampar sempat menuai protes. Asril dilantik bersama empat pejabat lain di Aula Perkantoran Bupati Kampar, 30 September 2013. Asril sebelumnya menjabat Kepala Bagian Administrasi Pembangunan Setdakab Kampar. Posisi Asril Jasda digantikan oleh Nurbit. (mdk/did)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP