Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Tak Diizinkan Reuni di Monas, PA 212 Gelar Dialog Nasional dengan 100 Ulama & Rizieq

Tak Diizinkan Reuni di Monas, PA 212 Gelar Dialog Nasional dengan 100 Ulama & Rizieq Ketua Umum PA 212 Slamet Maarif. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Ketua Umum Persaudaraan Alumni 212 (PA 212), Slamet Ma'rif mengungkapkan reuni akbar pada 2 Desember 2020 di Monas akan ditunda. Hal tersebut seiring tidak diizinkannya acara tersebut oleh pengelola Monas.

"Maka kami Pelaksanaan Reuni 212 tahun 2020 ditunda untuk sementara dengan mengamati pelaksanaan pilkada serentak 2020, jika ada pembiaran kerumunan oleh pemerintah maka reuni 2021 tahun 2020 akan tetap digelar diwaktu yang tepat," kata Slamet kepada merdeka.com, Selasa (17/11).

Sementara itu acara pertemuan tersebut akan digantikan dengan acara dengar pendapat nasional. Slamet menjelaskan nantinya ada 100 tokoh dan ulama yang akan dihadirkan. Salah satunya pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Muhammad Rizieq Syihab.

"Pada tanggal 2 Desember 2020 kami akan mengadakan acara Dialog Nasional dengan menghadirkan 100 Tokoh dan Ulama yang akan dihadiri oleh IB HRS sebagai narasumber dengan tetap menerapkan protokol Covid-19," ungkap Slamet.

Kemudian Slamet juga mengimbau agar para alumni 212 untuk mengadakan istighosah agar wabah Covid-19 selesai di Indonesia. Dia meminta agar acara doa bersama tersebut dilakukan di masjid masjid, mushola, pondok pesantren, hingga majelis taklim.

"Dengan wajib melaksanakan Protokol Covid-19 dengan memakai masker, menjaga jarak, serta tidak dilaksanakan diruang terbuka seperti lapangan," kata Slamet.

Sebelumnya diketahui Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza menegaskan, kegiatan apapun di Monas masih dilarang. "Perlu diketahui kalau tempatnya di Monas belum dimungkinkan. Karena Monas termasuk tempat atau unit kegiatan yang memang belum dibuka," kata Riza Patria di kawasan TMP Kalibata, Jaksel, Minggu (15/11).

Alasan lainnya adalah masih ada larangan mengumpulkan massa atau banyak orang. "Dan juga kegiatan-kegiatan yang menghadirkan jumlah banyak dan menimbulkan kerumunan, tentu kami tak perkenankan," ucapnya.

Riza Patria menjelaskan, hingga kini Pemprov DKI belum menerima pengajuan izin reuni 212. "Kegiatan reuni 212 sampai hari ini, kami belum menerima surat atau ajuan atau proposal," ucapnya.

(mdk/gil)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP