Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Tak cuma Arcandra, polemik kewarganegaraan juga melanda Paskribraka

Tak cuma Arcandra, polemik kewarganegaraan juga melanda Paskribraka Rani. ©2015 merdeka.com/sri wiyanti

Merdeka.com - Polemik soal status kewarganegaraan tidak hanya melanda Menteri ESDM Arcandra Tahar, tapi juga Gloria Natapradja Hamel, calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka(Paskibraka) perwakilan Jawa Barat. Gloria terancam tak bisa mengikuti prosesi upacara kenegaraan HUT RI ke-71 di Istana Merdeka pada 17 Agustus 2016 gara-gara status WNI-nya diragukan.

Kewarganegaraan Gloria dipertanyakan setelah diketahui ayah kandungnya merupakan warga negara Prancis. Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi membenarkan hal ini. Saat ini Kemenkum HAM sedang mengkaji persoalan ini.

"Kewarganegaraan yang bersangkutan ini sedang dimintai keterangan Kemenkum HAM bagaimana statusnya karena yang bersangkutan belum berumur 18 tahun dan sejak kecil sampai sekarang hidup di Depok, sekolah juga di Depok. Tinggal soal ayah, ayahnya memang WN Prancis," kata Imam di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (15/8).

Tidak hanya berkoordinasi dengan Kemenkum HAM, pihaknya juga meminta bantuan Garnisun dan TNI. Untuk menghindar polemik, Gloria terpaksa tidak diikutsertakan dalam pengukuhan Paskibraka oleh Presiden Joko Widodo siang ini di Istana Negara.

"Maka saya minta untuk sementara demi kehati-hatian mungkin yang bersangkutan, Gloria ini tidak ikut dulu dalam acara pengukuhan. Setelah itu akan kami konfirmasi ulang," katanya.

Namun masih terbuka peluang bagi Gloria untuk menjadi anggota Paskibraka. "Kalau toh katakanlah dalam pengukuhan tidak ikut, bisa saja besok diikutkan dalam Paskibraka atau dalam posisi-posisi tertentu," katanya. (mdk/noe)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP