Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Tak ada tenda, korban gempa di Sigi terpaksa pakai puing untuk atap rumah

Tak ada tenda, korban gempa di Sigi terpaksa pakai puing untuk atap rumah Ilustrasi

Merdeka.com - Korban gempa disertai proses alam likuifaksi di beberapa desa di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah (Sulteng), membutuhkan bantuan tenda untuk pengganti atap rumah sementara.

Seperti yang terjadi di Desa Lolu. Warga yang telah kembali ke desa mengambil atap dan kayu sisa puing reruntuhan, kemudian dibangun kembali di halaman atau pekarangan rumah seadanya.

"Kami tidak punya tenda, rumah sudah tidak ada karena rata dengan tanah diguncang gempa," ucap Wardin di Lolu, Rabu (10/10). Dikutip dari Antara.

Desa Lolu Kecamatan Biromaru menjadi salah satu desa terparah terdampak gempa disertai tanah bergerak dan bergelombang (likuifaksi).

Hampir keseluruhan bangunan gedung termasuk rumah-rumah warga rata dengan tanah pascagempa Jumat (28/9).

"Kami butuh tenda untuk berteduh dan tidur pada malam hari. Mohon bantu kami," sebut warga desa tersebut.

Desa Lolu bertetangga dengan Desa Jono Oge, salah satu desa di Kecamatan Biromaru Kabupaten Sigi yang digulung lumpur.

Desa Jono Oge letaknya di sebelah selatan Desa Lolu. Namun dampak likuifaksi juga merembet ke Desa Lolu, sehingga hampir keseluruhan bangunan gedung roboh. Sebagian bangunan masih berdiri seperti BPTP Sulawesi Tengah, kantor organisasi perangkat daerah, DPRD Sigi, Bank Syariah Mandiri, namun kondisinya tidak dapat digunakan, karena semua dinding bangunan retak.

Dua bangunan sekolah dasar di Desa Lolu rata dengan tanah. Beberapa rumah ibadah rusak berat, tidak layak digunakan.

Warga Desa Mpanau Ibu Kota Kecamatan Biromaru juga membutuhkan bantuan tenda dari pemerintah. Sebagian besar bangunan di Desa Mpanau mulai dari Jalan Karanjalembah sampai dengan Bumi Jaya dekat Pasar Biromaru rusak parah, sebagian rata dengan tanah.

(mdk/cob)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP