Tak ada kemudahan meski anak jenderal
Merdeka.com - Saat Roy Valentino duduk di bangku kuliah, ayahnya yakni Tubagus Hasanuddin sudah menyandang pangkat mayor jenderal. TB Hasanuddin sapaan akrabnya, dipercaya menjadi sekretaris militer presiden (Sesmilpres). Saat itu era Presiden Megawati Soekarnoputri.
"Tapi saya tidak merasa anak jenderal, biasa saja waktu itu," kata Roy saat berbincang dengan merdeka.com, Kamis (7/4).
Roy ingat betul pesan sekaligus tugas yang disampaikan TB Hasanuddin. "Harus jaga nama baik Papa," singkatnya.
Meski ayahnya sudah menjadi seorang jenderal, hidup Roy dan adiknya tidak serta merta menjadi lebih mudah dalam segala hal. Tidak ada istilah meminta difasilitasi, kemudahan seperti yang dilakukan beberapa keluarga pejabat dan politisi saat ini.
"Tidak ada yang namanya kemudahan karena anak jenderal. Tidak boleh. Malah dimarahin kalau minta tolong ini itu. Dia juga marah kalau langgar hukum."
Sejak kecil Roy mengaku terbiasa hidup susah. Jadi, meski ayahnya sudah punya posisi strategis di institusi TNI saat itu, Roy tetap harus belajar mandiri dan tak tergantung pada orangtua. Dia ingat betul saat harus kuliah ambil bekerja. Karena dilakoni sambil bekerja, kuliahnya tak kunjung rampung.
Meski berlabel anak jenderal, Roy tetap harus mati-matian untuk bisa lolos dari ancaman drop out karena kuliahnya yang sudah mendekati batas akhir.
"Tidak ada perlakuan khusus dari dosen atau rektorat hanya karena anak jenderal. Saya saja hampir di-DO, 6 tahun enggak lulus ya DO. Akhirnya masih punya waktu 1 tahun untuk selesaikan," kenangnya.
Di lingkup pergaulan dengan rekan sebayanya saat itu, Roy juga tidak diperlakukan istimewa atau disanjung karena latar belakang ayahnya. Dia selalu diingatkan oleh teman-temannya ketika bertingkah yang bisa berakibat buruk. Semisal saat dia hendak berkelahi, justru teman-temannya yang melerai karena khawatir Roy harus berurusan dengan hukum.
Hingga saat ini Roy masih menjaga hubungan baik dengan teman-temannya sesama anak jenderal. Mereka kerap berkumpul dan berbincang panjang lebar. Tak jarang mereka berbagi cerita mengenai sosok ayah masing-masing. Dia tidak membedakan antara anak jenderal polisi atau anak jenderal TNI. Yang terpenting sama-sama punya satu visi dan cara pandang.
"Saya malah lebih banyak teman anak jenderal polisi bukan yang TNI. Salah satunya teman baik saya, anaknya Pak Komjen Pol Makbul Padmanegara," katanya. (mdk/hhw)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya