Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Tagih utang, Polisi berpangkat komisaris tewas ditikam

Tagih utang, Polisi berpangkat komisaris tewas ditikam Rumah Muhammad Thorik. ©2012 Merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Seorang anggota polisi berpangkat komisaris polisi (kompol) tewas dibunuh saat menagih utang. Kompol Putu Suarsa (49) tewas dibunuh pada Minggu (15/12) malam oleh tersangka DA (32) yang kini masih diburu petugas.

Kejadian tragis itu berawal ketika korban mendatangi rumah tersangka di Jalan Kerta Dalem Sari IV, Denpasar untuk menagih kekurangan pembayaran utang sebesar Rp 4 juta. Korban diketahui akan menagih utang dari kerabatnya atas pembelian bahan-bahan bangunan yang baru terbayar Rp 2,5 juta.

Sejumlah tetangga di sekitar tempat kejadian menuturkan bahwa sempat terjadi keributan di dalam rumah semi permanen itu sebelum polisi tersebut ditemukan tewas bersimbah darah sekitar 150 meter dari rumah tersangka.

"Sempat ada keributan dan ada kejar-kejaran. Kemudian istri tersangka teriak-teriak. Tetapi setelah itu saya tidak tahu apa-apa lagi," ucap Wiwin, seorang tetangga tersangka seperti dikutip dari Antara, Senin (16/12).

Diduga, saat menagih utang kepada tersangka, sempat terjadi percekcokan yang mengakibatkan tewasnya polisi dengan melati satu itu. Polisi dari Polsek Denpasar Selatan dibantu Polresta Denpasar kini tengah memburu tersangka yang telah kabur sesaat setelah korban tewas.

"Jenazah korban masih dititipkan untuk menunggu perkembangan penyelidikan dari aparat kepolisian," kata Kepala Instalasi Kedokteran Forensik RSUP Sanglah dr Dudut Rustyadi, di Denpasar.

Menurut dia, jenazah korban yang merupakan Kepala Sub-Bagian Tahanan dan Barang Bukti Polda Bali itu hingga saat ini juga belum diperiksa petugas medis karena juga menunggu konfirmasi dari petugas kepolisian. Jenazah bintara Polda Bali itu kini dititipkan di Instalasi Forensik RSUP Sanglah.

"Jenazah korban juga belum kami periksa karena masih menunggu perintah dari polisi," ucapnya.

Terkait autopsi, pihaknya juga belum melakukan hal tersebut karena selain menunggu perkembangan penyelidikan dari polisi juga menunggu persetujuan dari keluarga korban. Ia menjelaskan bahwa saat dibawa ke rumah sakit terbesar di Pulau Dewata itu kondisi korban sudah dalam keadaan meninggal dunia dengan sejumlah luka tusukan di tubuh korban. (mdk/hhw)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP