Tabung elpiji 3 kg meledak dan lukai 4 orang, pemilik rumah malah diam sambil merokok
Merdeka.com - Warga di Jalan Muso Salim RT 23 Kelurahan Pelabuhan, Samarinda, Kalimantan Timur, pagi tadi dibikin geger dengan ledakan tabung gas elpiji 3 kg. Empat orang luka bakar serius, seorang di antaranya balita.
Peristiwa itu terjadi pukul 09.00 Wita pagi tadi. Arifin, saksi mata mengatakan, sebelum ledakan tercium aroma gas menyengat disertai desis tabung gas bocor di rumah tetangganya, Nanang (45), yang ditinggali bersama istrinya.
"Nyaring sekali suara gas bocornya. Bau gas nyengat. Tidak lama, istrinya Pak Nanang keluar rumah, teriak minta tolong gas bocor," kata Arifin (43), kepada merdeka.com di lokasi, Kamis (11/1).
Nahasnya, 3 orang tetangga Nanang yakni Sofyan, Sri dan Welas yang coba memberikan pertolongan. Saat mereka masuk rumah Nanang, tiba-tiba elpiji itu meledak.
"Dari dalam rumah, keluar Pak Nanang sambil merokok. Padahal istrinya teriak-teriak minta tolong. Pak Nanang diam saja," ujar Arifin.

Tiga orang yang berada di dalam rumah Nanang itu mengalami luka bakar serius. Sofyan mengalami luka bakar di wajah, Welas luka bakar di kakinya dan Sri, luka bakar di wajah dan juga kakinya.
"Ada anak kecil, itu anak belakang rumah lagi main ikut luka di rambut dan wajah. Namanya Daffa, umur 5 tahun," sebut Arifin.
Akibat ledakan yang sangat keras, memporak-porandakan dapur rumah Nanang, dan juga sempat mengakibatkan kobaran api. Warga pun sempat berhamburan keluar rumah, usai dikejutkan ledakan itu.
"Tempat yang luka bakar itu dibawa ke rumah sakit umum (RSUD AW Sjahranie). Tabung elpiji yang meledak itu, dibawa polisi," terang Arifin.
Kasus itu kini dalam penyelidikan Polresta Samarinda dan juga Polsekta Samarinda Ilir. Sejumlah saksi diminta telah dimintai keterangan.
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya