Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Tabrak tower Ampera, drone timpa pengunjung GMT hingga pingsan

Tabrak tower Ampera, drone timpa pengunjung GMT hingga pingsan pengunjung GMT di Palembang tertimpa drone. ©2016 merdeka.com/irwanto

Merdeka.com - Situasi di Jembatan Ampera Palembang sebelum momentum Gerhana Matahari Total (GMT) dibuat heboh dengan jatuhnya sebuah drone (kamera) menabrak salah satu tower jembatan. Drone tersebut menimpa salah satu pengunjung yang membuatnya pingsan.

Peristiwa itu terjadi beberapa saat menjelang GMT, Rabu (9/3) pagi. Awalnya, drone milik salah satu komunitas tersebut beroperasi mengelilingi seputaran Jembatan Ampera.

Namun, saat melintas di bawah tower jembatan penghubung seberang ulu dan ilir Palembang itu, drone tiba-tiba menabrak tower. Drone itu menimpa salah satu pengunjung berdiri di bawah tower bersama ribuan warga lain.

Sontak, pengunjung berjilbab berusia sekitar 30-an tahun itu pingsan karena drone mengenai kepala dan wajahnya. Korban yang tidak diketahui identitasnya itu dievakuasi ke kursi VVIP oleh pengunjung yang lain.

Beberapa saat kemudian, wanita tersebut tersadar. Dia nampak memegang kepala dan wajahnya sambil meringis kesakitan. Sejumlah rekannya mencoba membuka jilbabnya untuk mengecek kondisi kepalanya.

Petugas Satpol Pamong Praja Sumsel mengamankan drone yang jatuh tersebut. Beberapa saat kemudian, datang seseorang yang diduga operator drone. Dia kelihatan panik saat ditanya petugas.

"Mungkin operatornya belum lihai, dari tadi keliling-keliling begitu saja, beberapa kali mau nabrak. Nyatanya nabrak juga," ungkap Aji, salah satu awak media di lokasi.

Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui persis nasib korban dan bagaimana kelanjutan kasus tersebut.

(mdk/rhm)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP